Senin, 28 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ditahan di Pohuwato, 15 Ton Cap Tikus Asal Sulut Gagal Disuplai ke Kalimantan  

Oleh Ryan Lagili , dalam Headline Indonesia 99 Kata Metropolis , pada Senin, 16 Desember 2019 | 14:03 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 15 ton minuman keras (Miras) jenis Cap Tikus disita polisi saat melintas di Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Pohuwato. Truk dengan nomor polisi DB 8991 QE itu, berhasil diamankan Tim Opsnal Gabungan Polres Pohuwato, Senin (16/12//2019).

Informasi yang dirangkum, penangkapan ini bermula saat tim gabungan Polres Pohuwato mendapat informasi jika ada salah satu truk yang memuat Cap Tikus akan melintas di Pohuwato. Terinformasi Cap Tikus tersebut akan dibawa ke Samarinda, Kalimantan Timur.

Petugas dari Polres Pohuwato saat menahan truk yang diduga memuat Cap Tikus. (Foto Istimewa)

Ahad (15/12/2019) Tim Opsnal gabungan yang dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Leonardo Widharta,SIK langsung memperketat penjagaan di Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Pos Polhut (Cagar Alam Panua) guna mencegat kendaraan yang dimaksud.

BACA  Mobil Mini Bus Seruduk Rumah Warga, Sopir Diduga Ngantuk

Keesokan harinya, tepat pada pukul 06.30 Wita, kendaraan yang dicurigai pun melintas, dengan segera tim langsung memberhentikan kendaraan tersebut. Saat diperiksa, sang supir, RR (46) warga Desa Kakapoi Timur, Kecamatan Mooad, Bolaang Mongondow Timur, sempat berkilah bahwa bawaanya adalah pupuk.

Keterangan sang supir pun tak langsung dipercaya. Petugas langsung menggeledah isi truk berwarna hijau tersebut. Benar saja, dari dalam truk didapati 300 ratus karung berisi Cap Tikus, yang mana setiap karungnya berisi 4 sak Cap Tikus. Tangkapan tersebut, dipastikan berjumlah 15 ton Miras yang rencananya akan dibawa ke Kalimantan Timur.

BACA  Ini Data Jumlah Rumah yang Terendam di Bulango Utara
Sebelum di bawa ke Mapolres Pohuwato, truk terlebih dulu digeledah guna memastikan muatannya. (Foto Istimewa)

Kepada media ini, Kapolres Pohuwato AKBP Teddy Rayendra, S.I.K.,MH melalui Kasat Narkoba Leonardo Widharta, S.I.K yang didampingi Kasubag Humas Polres Pohuwato, Bernadin Situngkir, SH mengungkapkan, ribuan liter miras tersebut rencananya akan dibawah ke Pelabuhan Pantoloan, Sulawesi Tengah yang nantinya akan diseberangkan ke Kalimantan Timur.

“Untuk penangkapan ini, kita masih lakukan pendalaman. Dugaan awal, ini merupakan perdagangan Miras lintas pulau. Untuk siapa saja yang terlibat dalam peredaran Miras ini, terus kita dalami,” tutur AKP Leonardo Widharta.

BACA  Minta Darem Ditahan, Ratusan Massa Gelar Demo di PN Gorontalo

Barang bukti yanh berhasil disita petugas, terdapat 300 karung, dimana masing-masing karung berisi 4 sak Cap Tikus dengan isi 12.5 liter setiap saknya. Total, kata mantan Kasat Narkoba Polres Gorontalo ini. Ada 15 ribu liter Cap Tikus yang berhasil diamankan.

Sebanyak 15 ton Cap Tikus yang telah disita oleh Polres Pohuwato guna dijadikan barang bukti. . (Foto Istimewa)

“Selain supir dan mobil truk yang digunakan, ada 300 Karung berisi Cap Tikus yang kita amankan untuk diproses. Jika ditotal, ada 15 Ribu liter atau 15 Ton Cap Tikus yang kita amankan. Ini pun menjadi tangkapan miras terbesar di Gorontalo,” ungkap Leo.  (ryn/hg)


Komentar