Minggu, 25 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ditemukan 34 Jenazah Siswa yang Hilang di Camp Studi Alkitab

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Selasa, 2 Oktober 2018 | 18:48 WITA Tag:
  


Hargo.co.id – PARA petugas penyelamat menemukan 34 siswa yang tewas saat tanah longsor yang disebabkan oleh gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat, (28/09/2018). Jenazah tersebut ditemukan para petugas pada Selasa, (02/10/2018).

“Sebanyak 34 mayat ditemukan oleh tim,” kata Juru Bicara Palang Merah Indonesia Aulia Arriani kepada AFP pada Selasa, (2/10). Dia menambahkan, 86 siswa pada awalnya dilaporkan hilang dari kamp studi Alkitab di Pusat Pelatihan Gereja Jonooge di distrik Sigi Biromaru.

BACA  Banyak Orang Susah saat Pandemi, Jokowi: Perbanyak Infaq dan Sedekah

Arriani mengatakan, penyelamat menghadapi medan yang sulit untuk mencapai tanah longsor dan pada akhirnya mengambil para korban.

“Masalah yang paling menantang adalah berjalan di lumpur selama 1,5 jam dengan berjalan kaki sambil membawa jenazah ke ambulans,” katanya.

Penemuan ini menambah jumlah korban tewas. Setidaknya 844 orang sudah diketahui meninggal, tetapi para pejabat mengatakan, jumlah itu pasti akan meningkat mungkin ke dalam ribuan. Kabupaten Sigi Biromaru yang berbukit-bukit adalah salah satu daerah yang terpencil, terletak di sebelah tenggara Kota Palu.

BACA  Kemenlu Ungkap Jumlah WNI yang Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Orang-orang yang selamat pun kini harus berjuang melawan kehausan dan kelaparan, dengan makanan dan air bersih yang terbatas, dan rumah
sakit setempat kewalahan oleh jumlah yang terluka. Upaya penyelamatan terhambat oleh kurangnya alat berat, hubungan transportasi yang terputus, dan skala kerusakan.

BACA  Siap-siap! Pemerintah Segera Keluarkan Aturan Blokir Medsos

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memimpin upaya penyelamatan, tetapi setelah naik banding dan mengizinkan bantuan internasional oleh Presiden RI Joko Widodo, (Lembaga Swadaya Masyarakat) LSM, negara tetangga juga memiliki boleh tim di lapangan di Palu. (iml/JPC/hg)


Komentar