Rabu, 14 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ditikam Geng Motor, Penjaga Kantor Diknas Kritis 

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Metropolis , pada Senin, 6 Agustus 2018 | 08:00 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Kawanan geng motor yang kerap melakukan aksi balapan liar di bypass Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) kian meresahkan warga setempat. Ini menyusul penikaman yang dilakukan geng motor terhadap Yunus Tamalati (41) penjaga kantor Dinas Pendidikan Bonbol.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, insiden penikaman itu terjadi Ahad (5/8) sekitar pukul 00.15 wita. Bermula ketika Yunus yang mendapat giliran untuk piket jaga duduk di depan kantor Diknas Bonbol.

Tak lama berselang melintas kawanan geng motor melakukan aksi balapan liar. Yunus yang diketahui merupakan tenaga honorer di dinas pendidikan Bonebol itu menegur kelompok anak remaja ini untuk segera mengakhiri kegiatan balap liar di kompleks perkantoran tersebut.

BACA  Kapolri Benarkan Kantornya Diserang OTK Bersenjata

Namun, upaya Yunus itu justru berujung insiden penikaman hingga nyaris merenggut nyawanya. Niat baiknya itu malah berbuah petaka, Yunus yang kala itu sendirian diserang kelompok geng motor ini dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis badik. Yunus pun tak bisah berbuat banyak.

BACA  Realisasi Pembangunan Capai 94 Persen, PLTU Tanjung Karang Rampung Oktober

Walhasil badik milik salah seorang geng motor ini langsung menancap di bagian leher belakang Yunus. Karena sudah bersimbah darah, Yunus langsung melarikan diri dari amukan kelompok geng ini dan meminta pertolongan warga setempat.

Usai melakukan penikaman, kelompok geng motor ini langsung melarikan diri dari TKP. Yunus yang merupakan warga Boludawa, Suwawa itupun langsung dilarikan warga setempat ke Rs Toto untuk mendapatkan pertolongan medis. Akibat kejadian itu Yunus mengalami luka robek dibagian leher belakangya hingga beberapa jahitan.

BACA  Lihat Nih, Kiprah ‘Pasukan Kuning’ dalam menjaga Kebersihan

Kapolres Bone Bolango AKBP. Robin Lumban Raja melalui Kasat Reskrim, Iptu. La Ode Arwansyah mengatakan, saat ini kelompok gang motor yang melakukan penikaman itu masih dalam pengejaran.

“Kami sudah melakukan olah TKP di lokasi. Beberapa keterangan warga disekitar lokasi kejadian sudah kami kumpulkan beserta bukti petunjuk lain. Segera kami akan ungkap pelakunya,”tegas La Ode Arwansyah. (mg03/gp/hg)


Komentar