Sabtu, 11 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ditunjuk GTPP Covid-19 Pusat, Gubernur Jadi Narasumber di Talk Show Via Daring

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 24 Juni 2020 | 20:05 WITA Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ketika menjadi narasumber utama pada Live Talk Show via daring, tentang upaya pemerintah daerah dalam menangani dan menekan penyebaran covid-19, Rabu (24/6/2020).


Hargo.co.id, GORONTALO – Penanganan kasus Covid-19 di Gorontalo terus menjadi perhatian dari berbagai pihak. Ini tak lepas dari keberhasilan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam hal pencegahan dan penekanan kasus Covid-19 di Provinsi Gorontalo.

Akibat keberhasilan ini, Gubernur Rusli kembali ditunjuk menjadi narasumber dalam beberapa talk show. Jika sebelumnya ia menjadi pembicara nasional dengan sebuah LSM internasional, kali ini Gubernur Rusli di tunjuk oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 untuk menjadi narasumber utama pada Live Talk Show via daring, tentang upaya pemerintah daerah dalam menangani dan menekan penyebaran covid-19, Rabu (24/6/2020).

Kol. Kristomei Sianturi selaku Tim Komunikasi Publik GTPP Covid-19 meminta Gubernur Rusli untuk menjelaskan cara menangani atau menekan angka Covid-19 di Gorontalo. Gubernur pun mulai menceritakan upaya dan cara-cara yang dilakukan selama menghadapi pandemi ini.

BACA  Era New Normal, Bupati Gorontalo Buka Obyek Wisata

“Yang pertama kita lakukan adalah mensosialisasikan kepada masyarakat bersama-sama teman-teman OPD, Forkopimda, TNI/Polri, bupati/walikota, hingga ketingkat dusun dan desa kita turunkan, semua untuk mensosialisasikan apa itu corona dan bagaimana corona ini bisa menjangkit masyarakat,”ungkap Rusli

Rusli mengungkapkan, sejak ditemukannya kasus corona di dunia bahkan di Indonesia, masyarakat Gorontalo masih belum paham apa sebenarnya virus yang sedang mewabah saat ini. Ini juga dikarenakan Gorontalo menjadi provinsi terakhir di Indonesia yang memiliki kasus positif Covid-19.

BACA  Sebanyak 158 Karyawan Hotel Dapat Bantuan dari Pemprov

“Langkah yang pertama kita ambil adalah mentracking semua yang berkaitan dengan pasien 01 ini. Kebetulan seingat saya, pasien pertama di Gorontalo adalah jemaah tabligh eks Goa yang baru datang dari Provinsi tetangga. Selanjutnya langsung kita putuskan pada malam itu, kita persiapkan segala sesuatunya, kita karantina mereka di mess haji, kita siapkan semua termasuk tenaga dokter, makanan bergizi dan obat-obatan,” cerita Rusli

Terakhir, Rusli Di mengatakan, saat ini Gorontalo sedang menuju sistem New Normal Life atau tatanan kehidupan baru. Namun jika dilihat dari sistem new normal, di Gorontalo sendiri ada beberapa tradisi lokal yang hampir mirip dengan sistem tatanan kehidupan baru ini.

BACA  Bantuan Benih Jagung untuk Petani di Tolangohula Disalurkan

“Dulu kita punya kebiasaan pak Kolonel, namanya Beleuto, yaitu sarung yang digunakan untuk menutupi wajah. Jadi orang dulu itu, kalau keluar dari rumah, ibu-ibu atau cewek-cewek memakai sarung menutupi seluruh badan, dan sekarang kan kita pakai masker. Kurang lebih hampir mirip. Ini yang akan kita hidupkan kembali,” imbuh Rusli.

Selain itu pula, Gubernur menceritakan pihaknya sedang menginisiasi pembuatan hand sanitizer produksi masyarakat Gorontalo dengan bahan baku minuman keras lokal yang diklaim memiliki kadar alkohol hingga 70 persen. Rusli memberi nama hand sanitizer itu Sophie.(adv/rwf/hg)


Komentar