Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diuji Coba ke Hewan, Calon Vaksin Covid-19 Hasilnya Menjanjikan

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Dunia , pada Jumat, 12 Juni 2020 | 06:05 Tag: ,
  Ilustrasi vaksin Covid-19. Vaksin Covid-19 dari Tiongkok menunjukkan hasil menjanjikan saat diuji coba ke hewan (Reuters)

Hargo.co.id, TIONGKOK – Calon vaksin Covid-19 terus dikembangkan oleh para peneliti, salah satunya di Tiongkok. Kabar menggembirakan berembus saat calon vaksin Covid-19 dari Tiongkok menunjukkan hasil menjanjikan saat diuji coba ke hewan yakni monyet. Vaksin itu memicu antibodi dan tidak menimbulkan masalah kesehatan pada monyet tersebut.

Menurut peneliti Tiongkok dan dilansir dari Reuters, uji coba pada manusia yang melibatkan lebih dari 1.000 partisipan sedang berlangsung.

Seperti dilansir Jawapos.com, Calon vaksin yang disebut BBIBP-CorV, menghasilkan antibodi dengan kemampuan netralisasi tingkat tinggi. Itu mampu menghadang virus dari sel infeksi pada monyet, tikus, marmut, dan kelinci. Ini disampaikan peneliti dalam laporan yang dipublikasi secara daring oleh jurnal medis Cell.

“Hasil ini mendukung evaluasi BBIBP-CorV lebih lanjut pada uji klinis,” kata peneliti dalam laporan tersebut.

BBIBP-CorV dikembangkan oleh Beijing Institute of Biological Products yang berafiliasi dengan China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) milik pemerintah. Itu adalah satu dari lima kandidat vaksin dari Tiongkok yang sedang melakukan uji coba pada manusia.

Lebih dari 100 calon vaksin Covid-19 saat ini dalam berbagai tahap pengembangan di seluruh dunia. Calon vaksin terdepan yang saat ini dalam tahap uji coba pada manusia dikembangkan oleh AstraZeneca, Pfizer, BioNtech, Johnson & Johnson, Merck, Moderna, Sanofi serta CanSino Biologics China.

Selain terlihat aman dan mampu menghasilkan respons imun pada hewan, BBIBP-CorV tampaknya tidak memicu antibodi yang bisa menambah infeksi, sebuah fenomena yang dikenal sebagai peningkatan ketergantungan pada antibodi/antibody-dependent enhancement (ADE). Kendati hal itu tidak menjamin ADE tidak akan terjadi pada uji coba manusia.

Selain BBIBP-CorV, Sinopharm yang menggelontorkan sekitar Rp 1,9 triliun dalam proyek vaksin, sedang menguji coba pada manusia dari calon vaksin lainnya yang dikembangkan oleh unit mereka yang berbasis di Wuhan. Dua suntikan diberikan untuk lebih dari 2.000 orang dalam uji coba klinis.(ep/antara/jawapos/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh Jawapos.com dengan judul: “Calon Vaksin Covid-19 Hasilnya Menjanjikan saat Diuji Coba ke Hewan“. Pada edisi Kamis, 11 Juni 2020.
(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar