Jumat, 18 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diundang Hadiri Adat Pulanga, Gubernur Apresiasi Lembaga Adat Pohuwato

Oleh Jamal De Marshall , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 19 Februari 2020 | 21:05 WITA Tag:
  Suasana pertemuan antara Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dengan para pemangku adat Pohuwato, Rabu (19/2/2020) di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Lembaga adat Pohuwato mendapat apresiasi dari Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Ini setelah lembaga adat bumi Panua itu mengundang langsung dengan cara mendatangi Gubernur Rusli di Rumah jabatannya, untuk menghadiri pemberian gelar adat Pulanga kepada Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga, Rabu, (19/2/2020).

“Apresiasi kepada lembaga adat Pohuwato, yang sudah menjalankan mekanisme pemberian gelar adat kepada pak Bupati Pohuwato sebagaimana mestinya,” ujar Rusli usai ditemui para pemangku adat Pohuwato.

BACA  Kandidat dari Partai Nasdem Diminta Tak Cari Kekuasaan

Menurutnya, pertemuan seperti ini harusnya yang dilakukan jika itu berkaitan dengan pemberian gelar adat kepada seseorang.

“Saya berterimakasih kepada pemangku adat yang sudah jauh jauh dari Pohuwato, mengundang saya secara langsung dan meminta pendapat saya. Jadi walaupun zaman sudah canggih dengan segala teknologi, ada sms, android WA, undangan kertas, tetap kalau bicara pemberian gelar adat, seharusnya kita saling tatap muka, kita bicarakan,” kata Rusli.

BACA  DPRD Duga Ada Pergeseran Tanpa Dilibatkan oleh Eksekutif

Gubernur selaku pemegang gelar adat Tauwa lo Hunggia (pemimpin yang rela berkorban, demokratis dan familiar) di negeri serambi madina ini, tak lupa memberikan nasehat kepada para lembaga adat Pohuwato, untuk memberikan gelar adat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jangan prosesi adat dijadikan sebagai alat politik, komersil dan lain lain. Jangan dikurangi dan ditambah tambah, kembalikan proses adat tersebut sesuai dengan ketentuan adat sebenarnya.Pemberian adat adalah hal yang sakral, saya rasa bapak bapak sebagai dewan adat yang lebih paham,” paparnya.

BACA  Tiga Syarat Terpenuhi, Sekolah di Kabupaten Gorontalo Dibuka September

Pulanga sendiri adalah pemberian Gelar Adat oleh Dewan Lembaga Adat Gorontalo bersama Lembaga Adat 5 Kerajaan kepada seorang Putra Gorontalo yang dianggap terbaik atas jasanya membangun daerah.(adv/rwf/hg)


Komentar