Kamis, 6 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Divonis Satu Bulan Penjara, Adhan Dambea: Sudah Terbaik Bagi Saya

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 13 September 2022 | 19:05 Tag: , ,
  Adhan Dambea usai menjalani sidang, Selasa (13/9/2022). (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Mantan Walikota Gorontalo Adhan Dambea mengaku menghargai putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman satu bulan penjara kepadanya. Menurutnya itu sudah terbaik baginya.

Hal tersebut diungkapkan Adhan Dambea selaku Anggota DPRD Provinsi Gorontalo aktif, saat diwawancarai Wartawan usai menjalani sidang putusan perkara kasus Informasi dan Transaksi Elektronik, yang berlangsung di gedung Pengadilan Tipikor dan PHI Gorontalo, Selasa (13/09/2022).

“Saya menghormati keputusan Majelis Hakim. Apa yang diputuskan tadi tidak masalah, tapi bagi saya dapat putusan 1 bulan masuk penjara sudah terbaik bagi saya,” ujar Adhan Dambea.

Ditanya wartawan soal dirinya menerima keputusan tersebut, Adhan Dambea mengaku dengan senang hati menerima sepenuhnya keputusan Majelis Hakim terkait perkara Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang menjadikannya terdakwa dalam persidangan tersebut.

Menurut mantan orang nomor 1 di Kota Gorontalo itu, dirinya mengaku akan menerima apapun keputusan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait banding atau tidaknya perkara tersebut.

“Tapi masih pikir-pikir, jangan sampai Jaksa naik banding. Kalau ditanya sama saya, besok sudah mau masuk penjara. Jadi ini banding atau tidak, sudah tergantung jaksa. Saya rasa cukup, tidak ada komentar lain lagi, itu saja,” tambah Adhan Dambea.

Sidang putusan yang menghadirkan Adhan Dambea selaku terdakwa dalam kasus Undang-Undang ITE yang berlangsung di gedung Pengadilan Tipikor dan PHI Gorontalo ini, dipimpin oleh Hascaryo SH. MH, serta dua anggota masing-masing Muh Fahmi Hary Nugroho SH M Hum, dan Irwanto SH. MH.

Sidang yang digelar terbuka tersebut berakhir pada pukul 17.20 Wita serta berlangsung kondusif dengan dikawal oleh aparat Kepolisian gabungan.(***)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 198 times, 1 visits today)

Komentar