Senin, 5 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



DKPP Berhentikan Arief Budiman dari Jabatan Ketua KPU

Oleh Tirta Gufrianto , dalam KPU , pada Rabu, 13 Januari 2021 | 23:05 WITA Tag: , ,
  Ketua KPU Arief Budiman. (Dery/ JawaPos.com)


Hargo.co.id, JAKARTA – Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP) memutuskan menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman. Hal itu sebagai sanksi atas kasus pemberhentian Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik.

“Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir dan pemberhentian dari jabatan Ketua KPU kepada teradu Arief Budiman selaku Ketua KPU sejak putusan ini dibacakan,” ujar Ketua DKPP Muhammad dalam putusannya secara virtual di Jakarta, Rabu (13/1).

BACA  Gelar Pilkades, Pemkab Gorontalo Adopsi Aturan Pilkada

Seperti dilansir JawaPos.com, Muhammad menambahkan dalam putusannya tersebut agar KPU bisa menjalankan putusan yang telah dikeluarkan DKPP tersebut.

“Memerintahkan KPU untuk melaksanakan putusan ini paling lama tujuh hari sejak putusan ini dibacakan,” katanya.

Muhammad juga memerintahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengawasi putusan DKPP ini terkait sanksi yang didapatkan kepada Arief Budiman ini.

BACA  Gelar Pilkades, Pemkab Gorontalo Adopsi Aturan Pilkada

“Memerintahkan Bawaslu untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini,” tuturnya.

Diketahui, Ketua KPU Arief Budiman diduga melanggar etik karena menemani Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik ke Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara (PTUN) yang kala itu diberhentikan oleh DKPP.

BACA  Gelar Pilkades, Pemkab Gorontalo Adopsi Aturan Pilkada

Selain itu, Arief juga telah membuat keputusan yang diduga melampaui kewenangannya yakni menerbitkan Surat KPU RI Nomor 665/SDM.13.SD/05/KPU/VIII/2020 tanggal 18 Agustus 2020.(dr/gw/jawapos/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JawaPos.com, dengan judul: “DKPP Berhentikan Arief Budiman dari Posisi Ketua KPU“. Pada edisi Rabu, 13 Januari 2021.

Komentar