Senin, 14 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



DKPP Rehabilitasi Panwaslu Kota

Oleh Aslan , dalam Headline Metropolis , pada Kamis, 7 Juni 2018 | 11:30 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id – Berbeda dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo. Nasib baik berpihak kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Gorontalo. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) merehabilitasi nama baik Ketua dan Anggota Panwaslu Kota Gorontalo.
Keputusan itu diambil DKPP pada persidangan dugaan pelanggaran kode etik dengan teradu Panwaslu Kota Gorontalo, Rabu (6/6). Dalam amar putusan majelis hakim DKPP Harjono, Muhammad, Teguh Prasetyo serta Alfitra Salam disebutkan, DKPP tak menemukan adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan Ketua dan Anggota Panwaslu Kota Gorontalo. Masing-masing Jhon Hendri Purba, Lukman A. Rahman dan Lismawy Ibrahim.
“Memutuskan merehabilitasi nama baik Teradu I Jhon Hendri Purba, teradu II Lukman A. Rahman dan teradu III Lismawy Ibrahim,” ujar Harjono.
Sebagaimana diketahui, Panwaslu Kota Gorontalo turut diadukan ke DKPP oleh pasangan Marten Taha-Ryan F. Kono (MATAHARI) melalui pengacara Feldy Taha dan Muh.Ronal Taliki bersama LSM Pengawasan Pemerintahan Provinsi Gorontalo.
Adapun pokok materi laporan yakni Panwaslu Kota Gorontalo dinilai tak cermat melaksanakan Perbawaslu Nomor 15 tahun 2017. Khususnya berkaitan keputusan Panwaslu Kota Gorontalo yang mencoret pasangan MATAHARI. Keputusan Panwaslu Kota Gorontalo itu selanjutnya dianulir oleh Mahkamah Agung (MA). Sehingga keputusan Panwaslu Kota Gorontalo dinilai merugikan pasangan MATAHARI.
Terpisah, DKPP juga turut menjatuhkan putusan berupa peringatan terhadap Panwaslu Bone Bolango. Keputusan itu dijatuhkan setelah Panwaslu Bone Bolango dinilai melanggar kode etik penyelenggara berkaitan pemberhentian terhadap Ketua Panwascam Bulawa Yusain Gaga dan Ketua Panwascam Suwawa Selatan Ridwan Anggowa.(san-gp/hg)
BACA  BPKH Paparkan Capaian Selama Pandemi Covid-19 

Komentar