Selasa, 26 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Donald Trump Merasa Bertanggungjawab Selesaikan Krisis Syria

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Jumat, 7 April 2017 | 09:23 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id – Serangan kimia mematikan di Syria memicu gelombang hujatan untuk rezim berkuasa Syria yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengutuk habis-habisan kejadian itu.

Dia menyebut kalau serangan gas beracun yang membunuh anak-anak dan bayi-bayi cantik memberi pengaruh besar kepadanya. Dan dia akan mengubah pendapatnya. Komentar ini menjadi berita besar pasalnya pekan lalu Trump mengatakan kalau urusan Syria dan menjegal kekuasaan Assad bukanlah prioritas pemerintahannya.

Namun sekarang, dia sekarang merasa bertanggungjawab untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan dan politik di Syria. Berbicara di Rose Garden Gedung Putih, Trump menyebutkan kalau serangan itu adalah pelanggaran keras untuk kemanusiaan.

”Sikap saya kepada Syria dan Assad sudah berubah banyak,” katanya sambil menambahkan kalau dia akan mempertimbangkan memerintahkan secara langsung diplomat AS untuk fokus menjegal Assad dari kursi presiden.

”Ketika Anda membunuh anak tidak berdosa, bayi tidak berdosa dengan gas kimia yang sangat mematikan, itu melanggar banyak sekali garis. Di atas garis merah,” katanya.

Sebenarnya, posisi Amerika terhadap konflik di Syria sudah sangat jelas. Pada akhir masa jabatan pertama Presiden Barcak Obama, Obama mengingatkan Assad mengenai penggunaan senjata kimia.

Obama mengatakan bakal ada konsekuensi bila Assad menggunakan senjata kimia untuk rakyatnya sendiri. Namun, begitu terpilih kembali, Obama tidak melanjutkan ancaman itu. Namun, saat kepemimpinan keduanya mau berakhir, Obama mengakui kalau situasi di Syria menghantuinya sepanjang waktu.(CNN/BBC/tia)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar