Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Doni Monardo : Penanganan Covid-19 di Gorontalo Cukup Baik

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 8 Oktober 2020 | 14:35 WITA Tag: , ,
  Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Doni Monardo menilai penanganan Covid-19 di Gorontalo sudah cukup baik. Ini bisa dilihat dari tingginya tingkat kesembuhan pasien Covid-19

“Menurut saya (penanganan covid-19 di Gorontalo) sudah cukup bagus ya, angka kesembuhan termasuk paling tinggi walaupun angka kematian cukup relatif masih bisa ditekan. Apabila pasien dalam kondisi ringan jangan sampe masuk stasus sedang atau berat nah ini harus bisa ditekan nanti,” ucap Doni saat diwawancarai usai menggelar Rapat Koordinasi dengan Pemerintah se Gorontalo di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (7/10/2020).

BACA  Hindari Kerumunan, Demo Omnibus Law Tak Dapat Izin

Pada kesempatan itu, Doni Monardo yang juga kepala BNPB itu menyoroti tingginya ketidakpercayaan warga terkait dengan penularan virus mematikan ini. Berdasarkan data yang ada, kata Doni, angka ketidakpercayaan warga di Gorontalo relatif rendah hanya 16,56 persen dibandingkan dengan Maluku di angka 29,18 persen dan Sulut 27,66 persen.

“Sehingga ini tantangan bagi kita semua, masih banyak masyarakat yang mengganggap covid ini tidak berbahaya, tidak mungkin kena (tidak terpapar). Gorontalo berada di posisi 15 dari bawah, artinya berada pada posisi lebih kecil jika dibandingkan dengan provinsi lain,” imbuhnya.

BACA  Tekan Angka Kasus Covid-19, Butuh Kesadaran Personal

Sehingga, jenderal bintang tiga itu berpesan agar pemerintah di Gorontalo lebih mengoptimalkan peran masyarakat di berbagai lapisan. Menurutnya perlu melibatkan tokoh agama, tokoh masyarkat, tokoh adat hingga tokoh kunci di tingkat RT/RW untuk mengedukasi pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

“Kepada pemprov, saya berharap keterlibatan masyarakat dioptimalkan sampai ke tingkat RT/RW. ketika RT/RW dilibatkan, diikutsertakan, dijadikan bagian dalam program ini maka akan timbul kesadaran lebih tinggi. Mereka diharapkan berperan lebih aktif untuk memutus mata rantai di hulu yakni pencegahan. Pencegahan akan jauh lebih murah dibandingkan dalam penanganan kesehatan,” sambungnya.

BACA  Imbauan Pemerintah Terkait Covid-19, Bukan untuk Menyusahkan Warga

Data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo menyebut hingga Selasa 6 Oktober 2020 total pasien yang terpapar corona berjumlah 2.839 orang. Terdiri dari 315 dirawat, 79 meninggal dan 2.245 orang dinyatakan sembuh.(HARGO)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar