Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dorong Partisipasi Masyarakat, Wagub Gorontalo Minta Pemda Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Selasa, 16 Februari 2021 | 07:05 WITA Tag: , , , ,
  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim mengikuti Rakor Monev Vaksinasi Covid-19 yang digelar secara virtual oleh Kementerian Kesehatan di ruangan Huyula Gubernur Gorontalo, Senin (15/02/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mengikuti rapat koordinasi monitoring dan evaluasi (monev) vaksinasi Covid-19, yang digelar oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara virtual di ruangan Huyula Gubernuran Gorontalo, Senin (15/2/2021).

Rapat rutin yang membahas akselerasi percepatan vaksinasi COVID-19 itu dipimpin langsung oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dan diikuti oleh para Gubernur, Pangdam dan Kapolda seluruh Indonesia.

Usai mengikuti rapat tersebut, Wagub Idris Rahim menjelaskan arahan Menkes Budi Gunadi Sadikin yang meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk melakukan percepatan dan terobosan untuk vaksinasi 1,46 juta tenaga kesehatan yang tersebar di 34 provinsi. Berdasarkan data Kemenkes hingga 14 Februari 2021, tenaga kesehatan yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua sebanyak 425.715 orang.

BACA  Pemprov Targetkan Pembangunan Secaba TNI-AD Dimulai Maret

“Menkes menetapkan vaksinasi bagi tenaga kesehatan akan berakhir pada 21 Februari 2021. Waktunya sisa sepekan, oleh karena itu Menkes meminta setiap hari termasuk sabtu dan minggu dilakukan vaksinasi bagi tenaga kesehatan,” kata H. Idris Rahim.

BACA  Kampung Tangguh, Cegah Penyebaran Covid-19

Lanjut Wagub juga menjelaskan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, vaksinasi dosis kedua bagi tenaga kesehatan di Gorontalo cakupannya sebesar 24,47 persen. Hasil tersebut diperoleh dari tiga daerah yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua yaitu Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Bone Bolango. Sementara untuk tiga daerah lainnya yakni Kabupaten Gorontalo Utara, Boalemo dan Pohuwato, masih melakukan vaksinasi dosis pertama.

“Kegiatan vaksinasi tahap kedua akan dilanjutkan, dan akan dijalani oleh para petugas publik yang akan dilaksanakan bersamaan dengan warga lanjut usia (lansia). Kemenkes menargetkan vaksinasi pejabat publik sebanyak 16,9 juta orang dan lansia sebanyak 21,5 juta,”

BACA  Ini Agenda yang Akan Dihadiri Gubernur di Jakarta

Disamping itu Wagub juga menambahkan, berdasarkan penjelasan Menkes, warga yang berusia di atas 60 tahun bisa divaksinasi sesuai rekomendasi BPOM dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization atau ITAGI.

“Menkes berharap pemerintah daerah dapat mensosialisasikan rekomendasi tersebut, sehingga bisa mendorong partisipasi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19,” tutup H. Idris Rahim.(adv/zul/hargo)


Komentar