Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dorr!! Timah Panas Bersarang di Dada Polisi

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Metropolis , pada Senin, 20 Februari 2017 | 12:28 WITA Tag: , , ,
  Dok GP: Ilustrasi, Atip


DUNGINGIHargo.co.id Warga Perum Ersa, Kelurahan Tamlobutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo dikagetkan dengan suara letusan, Sabtu (18/2), sekitar pukul 14.00 Wita. Usut punya usut, ternyata suara keras tersebut berasal dari letusan senjata api di rumah milik Bripda Andi Laruna.

Yang lebih parah lagi, seorang anggota polisi yang teridentifikasi bernamGalang Artando pun menjadi korban terkena tembakan. Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (hargo.co.id) dari berbagai sumber menyebutkan, senjata api tersebut adalah milik Andi Laruna, seorang anggota Brimobda Polda Gorontalo.

Sebelum kejadian, Andi hanya menyimpan senjata api tersebut di bawah bantal di salah satu kamar rumah tersebut. Kemudian, datanglah Rivandi Laruna, adiknya Andi, bersama rekannya, Galang Artando, yang juga anggota polisi berpangkat Bripda yang sama-sama bertugas di Polda Gorontalo.

BACA  Memancing di Danau Limboto, Warga Ulapota Ditemukan Meninggal  

Saat itu, Galang bersama Rivandi langsung menuju kamar. Saat itu, Galang dalam posisi berbaring. Kemudian, Rivandi tak sengaja menginjak bantal yang dibawahnya terdapat senjata api.

Namun, sumber lain juga menyebutkan bahwa Rivandi sedang berlompat-lompat dan tak sengaja menginjak bantal yang dibawahnya tersimpan senjata api.

Tiba-tiba, senjata api pun meletus tepat di depan Galang. Galang pun mendapat luka tembak di bagian dada kiri bawah tulang iga.

BACA  Dipuji Bersuara Merdu, Malah Tikam Teman Sendiri 

Seketika itu juga, darah segar berhamburan di atas tempat tidur kamar tersebut. Panik, Rivandi kemudian memanggil kakaknya Andi dan langsung mengantarkan Galang ke rumah sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo.

Hingga saat ini, korban Galang Artando masih terbaring lemas di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSAS. Namun sayangnya, pihak keluarga belum berkenan mengizinkan sejumlah pewarta untuk meliput di lokasi, termasuk mewawancarai pihak keluarga.

BACA  BPKH Paparkan Capaian Selama Pandemi Covid-19 

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Ary Donny Setiawan SIK membenarkan kejadian tersebut. “Benar, ada kejadian tertembaknya anggota polisi.

Ini karena faktor ketidaksengajaan, atau kelalaian dari pemilik senpi (senjata api),” ungkap Ary Donny, kemarin, Minggu (19/2).

Dia juga menambahkan, saat ini pihaknya belum bisa memberi keterangan yang jelas karena kejadian tersebut masih diselidiki oleh Bid Propam Polda Gorontalo, “Tentang kejadian sebenarnya seperti apa, semuanya masih diselidiki. Bid Propam masih memeriksa pemilik senpi. Sementara korban juga masih dirawat di rumah sakit,” tandasnya.(TR-49/hg)


Komentar