Monday, 26 July 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dosen dan Mahasiswa UNG Kolaboratif Pengabdian MasyarakatÂ

Oleh Berita Hargo , dalam Edukasi , pada Saturday, 3 July 2021 | 12:05 PM Tags: , ,
  Atas: Penelitian Kolaboratif yang dilakukan oleh Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia bersama Dosen UNG dan IAN Sultan Amai Gorontalo. Bawah: Remaja yang mengikuti pelatihan menulis karya sastra di Desa Tinelo, Kecamatan Suwawa, Bone Bolango. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Beberapa mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), berkolaborasi dengan dosen Pengabdian Masyarakat. 

Informasi yang berhasil dihimpun, dosen yang berkolaborasi itu yakni Jafar Lantowa S.Pd, M.A dari Fakultas Sastra dan Budaya, UNG dan Salman Alade S.Pd, M.Pd dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, IAIN Sultan Amai Gorontalo. Mereka memberi pelatihan menulis Karya Sastra bagi remaja di Desa Tinelo, Kecamatan Suwawa, Bone Bolango.

Bagi mereka, kolaborasi antara mahasiswa dan dosen seperti ini penting dilakukan, mengingat masih minimnya pengalaman mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat. Apalagi ditambah dengan pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir sampai sekarang. Dengan dibantu oleh dosen, mahasiswa menjadi lebih mengenal dan memahami kehidupan bermasyarakat secara kontekstual. 

Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada Jumat (02/07/2021) di Aula Kantor Desa Tinelo, Suwawa. Tentu saja kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Pengabdian kepada masyarakat ini rutin dilaksanakan setiap semester oleh dosen yang berkolaborasi yang dengan mahasiswa Universitas Negeri Goarontalo. Di masa pandemi ini, protokol kesehatan yang ketat menjadi hal utama dalam pengabdian masyarakat,” tutur Jafar Lantowa.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaannya para peserta diwajibkan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak. Pengabdian masyarakat.

“Tujuan dari diadakannya kegiatan ini sebagai wujud kepedulian perguruan tinggi untuk berbagi ilmu melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang melekat kewajibannya pada seluruh dosen,” katanya. 

Ia menyebutkan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pengamalan Tri Dharma Perguruan tinggi bidang pengabdian masyarakat. Melalui pengabdian ini diharapkan peran perguruan tinggi dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat itu sendiri.

Dirinya berharap untuk masyarakat Desa Tinelo khususnya remaja bisa pandai dalam menulis karya sastra dan karyanya bisa dimuat di beberapa media cetak maupun media online. 

Mahasiswa yang mengikuti pengabdian kolaboratif bersama dosen adalah Arya Prabowo Subianto, Umar Kasim, Zulkifli Thaib. Mereka adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FSB, UNG.

“Output untuk kami tentunya dapat memberikan pengalaman langsung turun ke desa. sebagai mahasiswa tentunya, kami akan kembali ke desa masing masing untuk mengembangkan desa,” ungkap Zulkifli Thaib. (rita/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar