Sabtu, 17 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



DPR Soroti Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Tahanan KPK

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 26 Februari 2021 | 18:05 WITA Tag: , ,
  Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin


Hargo.co.id, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RIAzis Syamsuddin meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengevaluasi prosedur penyaluran dan pemberian vaksin Covid-19 terhadap tahanan KPK.

Azis mengingatkan bahwa pemberian vaksin kepada tahanan KPK dapat berpotensi menimbulkan ketidaksetaraan akses, karena mereka bukan merupakan target prioritas vaksiniasi sebagaimana yang telah dicanangkan pemerintah.

“Lebih baik memperhatikan masyarakat yang memang membutuhkan dan menjadi prioritas. Sementara skala prioritas pemberian vaksin masih belum seluruhnya selesai dan tahanan tidak termasuk dalam skala prioritas,” kata Azis, Jumat (26/2).

BACA  Vaksin Terhadap Petugas Pelayanan Publik Tuntaskan

Politiskus Partai Golkar itu mengharapkan Kemenkes dapat meningkatkan pengawasan terhadap implementasi pemberian vaksin Covid-19.

Hal ini mengingat pemberian vaksin akan diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

BACA  12 April Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1442 H

Pemberian vaksin harus dengan target prioritas dan dengan jadwal yang sudah ditetapkan, guna memastikan penyalurannya dapat menyeluruh dan tidak terjadi penumpukan di satu titik tertentu.

Ia berharap kementerian/lembaga (K/L) maupun masyarakat serta pihak-pihak yang akan menerima vaksin, untuk dapat mengikuti jadwal dan skala prioritas yang telah ditentukan oleh pemerintah.

BACA  44 Tahun Dikelola Yayasan Harapan Kita, Pengelolaan TMII Diambil Alih Pemerintah

“Mengingat perlindungan kesehatan merupakan hal penting bagi seluruh masyarakat namun harus ditentukan sesuai skala prioritas,” ujarnya. (boy/jpnn/hargo)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “DPR Soroti Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Tahanan KPK“. Pada edisi Jumat, 26 Februari 2021.

Komentar