DPRD Akan Maksimalkan Pembahasan APBD Perubahan

Ketua DPRD Gorut, Nurdjanah Yusuf saat menerima draft KUA PPAS APBD-P yang diserahkan langsung oleh Bupati Indra Yasin pada paripurna belum lama ini.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kehadiran Koordinator Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Gorontalo Utara (Gorut) sangat dirindukan dalam setiap pembahasan anggaran. Termasuk pada pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2019 yang saat ini tengah dimaksimalkan oleh DPRD Gorut melalui Badan Anggaran (Banggar) yang saat ini terus dimaksimalkan.

Wakil Ketua DPRD Gorut, Djafar Ismail dihadapan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan lugas mengatakan bahwa kehadiran dari koordinator TAPD sangat penting. “Terus terang, kami merindukan kehadiran koordinator TAPD dalam pembahasan perubahan anggaran saat ini,” ungkapnya.

Alasan Djafar tersebut memang sangat beralasan. Selama ini, dalam setiap pembahasan anggaran, koordinator TAPD tidak pernah hadir.

“Jika memang kehadiran koordinator karena kesibukan dalam pelaksanaan tugas dan kerja selaku aparatur pemerintahan, tentunya kami sangat bersyukur,” tegasnya.

Namun kata Djafar, pihaknya tentu akan sangat menyesal ketika ketidak hadiran koordinator TAPD tersebut dikarenakan urusan lainnya yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan program pembangunan daerah.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Gorut, Lukman Botutihe dengan suara lantang pada pembahasan APBD Perubahan, Kamis (22/08/2019) kemarin mempertanyakan kehadiran dari koordinator TAPD Kabupaten Gorut yang kembali tidak hadir.

Bahkan juga Lukman dengan tegas mengatakan bahwa fraksi PAN tidak akan menandatangani hasil pembahasan perubahan anggaran jika koordinator TAPD tidak hadir.

Tak hanya itu saja bahkan Lukman juga mengancam tidak akan membahas perubahan anggaran tersebut jika koordinator TAPD tidak hadir.

“Saya akan keluar ruangan jika koordinator tidak hadir, bahkan juga tidak akan menandatangani hasil pembahasan perubahan anggaran,” tandasnya. (abk/hg)

-