Selasa, 17 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



DPRD Gorontalo Utara Percepat Proses Pengusulan Bupati Definitif

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Selasa, 5 April 2022 | 08:05 Tag: , ,
  Wakil Ketua DPRD Gorut, Roni Imran

Hargo.co.id, GORONTALO – Jika tak ada halangan, Selasa (05/04/2022), Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Gorontalo Utara (Gorut) akan melaksanakan rapat terkait dengan penetapan agenda rapat paripurna pengusulan pengangkatan bupati definitif.

Ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya, Senin (04/04/2022). 

“Jadi hari ini kami pimpinan DPRD melakukan rapat tentang pengusulan Bupati Gorontalo Utara yang sudah diawali dengan, pengusulan pemberhentian bupati pada sebelumnya,” kata Roni Imran.

Lanjut kata Roni Imran, semestinya menunggu penetapan pemberhentian dulu dari pihak Kementerian dalam negeri. Namun, setelah di konsultasi oleh ketua DPRD, itu bisa diusulkan secara bersama. Olehnya, kata Roni Imran, pihaknya akan mengagendakan rapat Banmus, dan pada Rabu (06/04/22022) mendatang akan melaksanakan rapat internal terkait. 

“Oleh karena itu kita rapat Banmus. Selanjutnya akan lakukan paripurna internal untuk pengusulan Thariq Modanggu sebagai bupati Gorontalo Utara,” tegasnya.

Hasilnya nanti akan diusulkan ke pemerintah provinsi dan untuk selanjutnya pemerintah provinsi yang akan mengusulkan kepada pihak Kemendagri. 

“Harapan DPRD khususnya pimpinan, bahwa ini cepat keluar SK penetapannya SK Definitif dan segera dilantik,” jelasnya.

Roni Imran menegaskan bahwa pihaknya berharap agar pelantikan bupati Gorut nantinya masih dapat dilakukan oleh Gubernur Gorontalo saat ini. 

“Kalau boleh itu pelantikannya oleh gubernur sekarang kan gubernur ini akan segera berakhir bulan depan kalau tidak salah 12 mei 2022. Kami berharap untuk dilantik pada bulan ini, nanti kalau sudah dilantik kan banyak tugas-tugas yang harus diselesaikan,” kata Roni Imran. 

Nantinya setelah proses pelantikan bupati dalam waktu dekat ini telah selesai, akan dilanjutkan dengan proses pengisian wakil bupati. 

“Karena dalam bahasa undang-undang itu begitu bupati dilantik maka ada sisa waktu 18 bulan waktunya, maka bisa di isi oleh wakil bupati. Kalau kita tarik dari 6 November 2023, maka seharusnya bupati dilantik sebelum 6 Juni 2022. Kalau itu dilakukan maka proses pengisian wakil bupati dapat dilakukan,” jelasnya.

Akan tetapi, kata Roni Imran, jika pelantikan dilakukan setelah 6 Juni maka untuk wakil bupati tidak akan berproses atau tidak ada pengisian wakil bupati. 

“Kami memandang bahwa daerah ini sebaiknya ada wakil bupati sebab tugas sangat besar karena anggaran kita ini sudah mencapai Rp 1 triliun untuk Gorontalo Utara. Nah bagaimana anggaran ini direalisasikan dan tahun depan bisa dapat Rp 1 triliun sehingga masih ada. Yang pada intinya percepatan ini untuk pelayanan dan bagaimana program-program ini yang disampaikan program-program janji-janji politik itu harus diselesaikan,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 112 times, 1 visits today)

Komentar