Saturday, 24 July 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



DPRD Gorontalo Utara Segera Undang Baperjakat. Ada Apa Ya?

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Legislatif , pada Monday, 7 June 2021 | 10:05 AM Tags: ,
  Pimpinan dan anggota DPRD Gorontalo Utara saat membicarakan rencana mengundang Baperjakat. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – DPRD Gorontalo Utara (Gorut) terkena imbas dari mutasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) belum lama ini. Olehnya, dalam waktu dekat ini. DPRD akan memanggil Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjekat). 

Menurut Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail, pihaknya akan mengundang Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), asisten dan instansi terkait lainnya yang masuk dalam Baperjakat untuk dimintai keterangannya pada Selasa (08/06/2021).

Kepada awak media ini, Djafar Ismail menegaskan bahwa pihaknya bukan memilih orang atau menitip orang. Namun hanya berharap bahwa yang ditempatkan dalam jabatannya, itu harus sesuai dengan kapasitas dan kompetensi yang dimiliki dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban. 

“DPRD sangat menyayangkan ini terjadi, dan akibat mutasi tersebut DPRD ikut kena imbasnya. Bukan memilih orang atau menitip, namun kita meminta orang-orang yang dapat melaksanakan tugas sesuai dengan kebutuhan tugas kelembagaan,” tegasnya.

Memang untuk mutasi, pelantikan pejabat dan lainnya itu merupakan hak prerogatif dari eksekutif, kata Djafar Ismail, hanya saja faktor kebutuhan pada sektor yang akan ditempatkan orang-orang tersebut harus dipertimbangkan. 

“Hal ini jangan dipandang remeh atau orang bilang jangan pandang enteng. DPRD juga merupakan bagian yang melaksanakan suksesi pembangunan daerah,” ujarnya.

Djafar Ismail menegaskan bahwa tanggung jawab kelembagaan lebih khusus tanggung jawab dirinya terhadap daerah bukan saja pada suksesi kemarin sebagai tim pemenang, namun juga terhadap kinerja pemerintah daerah yang ada saat ini merupakan tanggungjawab yang harus diperhatikan. 

“Termasuk persoalan aparatur yang akan melaksanakan pembangunan daerah, dan sampai saat ini pemerintah daerah nilainya masih rendah, raportnya rendah,” jelas Djafar Ismail.

Dengan melihat kondisi pasca mutasi dan pelantikan pejabat beberapa waktu kemarin, Djafar Ismail menegaskan bahwa ini ada gejala yang tidak baik. 

“Ada gejala terhadap mutasi yang baru saja dilakukan tersebut, kedepan tidak akan mempengaruhi apapun di Gorontalo Utara, dalam artian harapan akan perubahan terhadap pembangunan daerah tidak akan sesuai dengan yang diharapkan dengan melihat mutasi yang baru saja dilakukan tersebut,” kuncinya. (abk/adv/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar