Kamis, 4 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



DPRD Gorontalo Utara Usul Ruang Fiskal untuk Diskusi

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Legislatif , pada Selasa, 13 Oktober 2020 | 22:05 WITA Tag: ,
  Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Hamzah Sidik


Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Hamzah Sidik mengusulkan agar diadakan ruang fiscal. Gunanya untuk diskusi antara eksekutif dan legislatif terkait dengan persoalan yang mungkin sifatnya urgen.

“Masalah yang dibahas yakni yang urgen dan tidak dibahas dalam satu forum. Misalnya, terhadap perubahan anggaran tersebut harus distressing mana saja poin yang memang urgen dan mana yang tidak,” kata Hamzah Sidik pada rapat penyelarasan hasil evaluasi anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo yang ternyata ada pergeseran tanpa sepengetahuan pihak Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gorut.

BACA  Nilai Penawaran Pengaruhi Kualitas Pekerjaan

“Harusnya ada ruang fiskal untuk diskusi. Jangan sampai menurut pandangan eksekutif penting, sementara legislatif memandang hal tersebut belum penting untuk dilakukan,” tambahnya.

BACA  Tujuan Perda Mengatur Yang Belum Diatur

Masih pada kesempatan yang sama, Hamzah Sidik kembali mengungkap soal pergeseran anggaran untuk pembebasan lahan rumah sakit. Menurutnya,  harusnya didiskusikan sebelum menandatangani anggaran.

Jangan dulu ditandatangani anggarannya kalau digeser untuk hal yang tidak strategis, nantinya ini akan berbahaya,” tegasnya.

BACA  Ranperda Retribusi Jasa Usaha, Rampung

Dengan adanya ruang fiskal tersebut akan sangat baik seperti terkait anggaran yang tidak sempat dibahas maka dalam ruang tersebut kata Hamza kita diskusikan.

“Bagaimana kita kompromikan anggaran yang tersisah menjadi sangat penting sekali terutama hal-hal yang sifatnya urgen,” tandasnya. (abk/adv/hg)


Komentar