Wednesday, 28 July 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



DPRD Segera Tindak Lanjuti Persoalan Kades Pilobuhuta

Oleh Deice Pomalingo , dalam Advertorial Legislatif , pada Wednesday, 23 June 2021 | 07:05 AM Tags: ,
  Aleg Eman Mangopa saat menerima masa aksi dari Desa Pilobuhutaa, Selasa (22/06/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id GORONTALO – DPRD Kabupaten Gorontalo, siap menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat Desa Pilobuhuta Kecamatan Batudaa, yang menggelar aksi damai di halaman kantor DPPRD Kabupaten Gorontalo, selasa (22/06/2021).

Dalam masa aksi tersebut meminta untuk DPRD melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan masyarakat agar selesai masalah ini dan saat RDP nanti harus dihadirkan pihak-pihak terkait dalam hal ini pemerintah daerah dan juga BPD serta Kepala Desa Itu sendiri.

“Karena apa yang dilakukan oleh seorang pemimpin didesa yang harusnya menjadi contoh atau panutan tetapi justru melakukan hal tak senonoh dalam hal ini bermain judi dan minuman keras sudah ada buktinya,” ungkap Aslan Hamza selaku koordinator lapangan.

Lanjut dikatakannya, tindak tanduk kepala desa sudah tak sesuai dengan gaya seorang pemimpin, karena bukan saja melakukan permainan judi dan uga minuma keras tetapi juga melakukan penamparan pada salah satu warganya.

“Seharusnya masyarakat itu diayomi, karena kalaupun ada warga yang salah seharusnya diberikan teguran secara halus bukan justru menampar, apalagi seorang perempuan,” ungkapnya. Sehingganya mereka meminta agar Kades dipecat dan mereka siap membuktikan apa yang dilakukan oleh Kades.

Sementara itu Aleg Eman Mangopa saat menerima aspirasi mereka mengatakan, terkait dengan persoalan di Desa Pilobuhuta memang DPRD sudah mendengar dan memang salah satu point yang diajukan sudah masuk ke ranah kepolisian, sehingga untuk yang udah berproses di kepolisian biarkan berproses.

“Tetapi secara keseluruhan ini akan kami bahas dan ditindaklanjuti untuk diagendakan rapat dengar pendapat dan dibahas di komisi l yang merupakan tupoksinya, sehingga pendamping dan staf komisi l nanti akan menghubungi salah satu korlap jika persoalan ini sudah dijadwalkan,” ungkap Eman.

Eman juga mengatakan sangat miris dengan kondisi yang terjadi di desa tersebut, apalagi ini terjadi pada salah satu khalifah didesa tersebut.

“Makanya ini akan sangat naif jika DPRD membiarkan hal ini, sehingga bapak ibu jangan khawatirkan persoalan ini akan kami biarkan tetapi DPRD pasti kami akan segera agendakan RDPnya dan baoak ibu diharapkan bersama karena pasti tetap akan dilakukan RDP untuk persoalan ini dan pasti perwakilan dari bapak ibu akan dihubungi oleh pendamping atau staf DPRD dalam waktu dekat ini jika persoalan ini sudah ditindaklanjuti dan diagendakan pembahasannya,” tandas aleg tiga periode ini. (wie/adv/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar