Sunday, 19 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



DPRD Serius Lanjutkan Hasil Hak Angket

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Friday, 20 August 2021 | 20:05 PM Tags: , ,
  Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Hamzah Sidik

Hargo.co.id, GORONTALO – DPRD Gorontalo Utara (Gorut) akan mendorong hasil penyelidikan yang telah dilakukan oleh Panitia Hak Angket yang dilakukan selama 60 hari sebagai tindak lanjut penanganannya. Baik itu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun pelanggaran hukum lainnya ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Penegasan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua, DPRD Gorontalo Utara, Hamzah Sidik saat ditemui sejumlah awak media. Pertanyaan para awak media terkait dengan komitmen dan keseriusan DPRD Gorontalo Utara terkait hasil Hak Angket, kepada Hamzah Sidik tidak terlepas dari rumor yang beredar bahwa proses lanjutan dari kinerja Panitia Hak Angket sudah tidak ada lagi. 

Olehnya para awak media mempertanyakan lagi dan mendapat pertanyaan tersebut Hamzah menegaskan bahwa pihaknya serius akan melanjutkan prosesnya baik secara eksternal ke APH maupun internal pemerintahan ke Kemendagri. 

“Serius, kami akan melanjutkan prosesnya karena itu juga merupakan perintah undang-undang dan silahkan kalian baca,” tegas Hamzah Sidik.

Dijelaskan bahwa yang berpotensi melakukan pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan akan diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri. 

“Sementara yang berpotensi pelanggaran hukum akan diserahkan ke Aparat Penegak Hukum. Akan kita lakukan kedua duanya,” jelasnya.

Untuk dugaan pelanggaran hukum seperti apa misalnya kata Hamzah ada dugaan korupsi terkait penggunaan alat berat pada anggaran Dana Insentif Daerah (DID), yang disitu ada penggunaan alat berat namun tidak dibayarkan ke daerah. 

“Dari dugaan pelanggaran tersebut kita berpotensi kehilangan anggaran sekitar Rp 65 – 70 juta,” kata Hamzah Sidik.

Begitu juga terhadap dugaan pelanggaran hukum untuk dana hiba pramuka, kata Hamzah, karena jelas banyak pelanggaran disitu. 

“Hal yang tidak mungkin kita capek kerja selama 60 hari kemudian hasilnya kita diamkan begitu saja,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman 

(Visited 79 times, 1 visits today)

Komentar