Selasa, 4 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dua Hari Pencarian, Korban Hanyut Belum Ditemukan

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 12 Mei 2017 | 21:09 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, LIMBOTO – Memasuki hari kedua proses pencarian terhadap Tune Matani (65), Warga Desa Buhu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo yang hanyut terbawa arus Sungai Alo pada Kamis (10/5), Masih terus berlanjut. Dan hingga Jumat sore upaya pencarian korban belum membuahkan hasil.

Pantauan Hargo.co.id, Penyisiran yang dilakukan oleh satuan gabungan dari Badan SAR Nasional, BPBD dan Tagana ini dimulai sejak pukul 07.30 wita dengan menyusuri seluruh sungai dari Desa Buhu hingga Desa Botumoputi, yang diduga menjadi lokasi hanyutnya korban. Namun meski proses pencarian yang sudah menempuh jarak kurang lebih 10 km ini, belum juga membuahkan hasil.

BACA  Lagi, Polres Gorontalo Kota Amankan Ratusan Liter Cap Tikus

Selain itu, kondisi cuaca buruk serta derasnya arus sungai menjadi salah satu hambatan bagi tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Komondan Regu dari BASARNAS, Syahrullah kepada wartawan mengatakan hingga hari kedua ini, pihaknya telah melakukan upaya penccarian semaksimal mungkin, namun sejauh ini belum ditemukan tanda-tanda yang bisa menguatkan untuk menemukan korban tersebut.

BACA  Gembong Narkoba Daniel Edi Johannes Divonis Hukuman Mati

” Hingga saat ini kami masih terus berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian terhadap korban, dan jika belum ditemukan hari ini, kami akan terus melakukan pencarian hingga korban bisa ditemukan.” Ujar Syahrullah

Syarullah menambahkan jika dalam tujuh hari, sejak korban yang dinyatakan hilang tidak juga ditemukan, maka proses pencarian akan dihentikan.

Sebelumnya, korban dinyatakan hilang pada Rabu malam, setelah pihak keluarga curiga saat korban tak kunjung balik kerumah pada saat sang kakek memindahkan sapi di kebunnya yang kebetulan berada di bantaran sungai tersebut. Seperti biasanya Kakek ini melakukan pekerjaannya memindahkan sapi dan mengambil air nira dikebunnya.

BACA  Jelang Sahur Perdana, Harga Ayam Melonjak di Limboto, Peminat Justru Kurang 

Namun naas bagi sang Kakek, saat menyeberang sungai diduga ia terpeleset dan terbawa arus sungai, yang saat itu meluap akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut, dalam beberapa hari terakhir. Dan hingga saat ini korban belum juga ditemukan. (rvg/Hargo)


Komentar