Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dua Komoditas Ini Bakal Bikin Indonesia Jadi Juara Ekspor, Apa Saja?

Oleh Aslan , dalam Ekonomi , pada Thursday, 3 August 2017 | 02:00 AM Tags: , ,
  

Hargo.co.id – Potensi kekayaan alam komoditas pala dan kelapa dalam negeri cukup potensial. Sehingga Indonesia diproyeksikan sebagai eksportir pala dan kelapa di dunia. Hal itu ditegaskan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman saat mengunjungi pulau terluar Sulawesi yang berada di Sulawesi Tenggara yakni Konawe Kepulauan, Rabu (2/8/2018).

Tanaman perkebunan unggulan dan bernilai ekspor tersebut, selama ini tidak dikelola dengan baik atau tumbuh liar. Dengan potensi ini, dia bertekad akan membangkitkan potensi pala dan kelapa hingga diekspor dalam volume besar.

“Jangan biarkan lahan tidur, harus ditanami dengan komoditas unggulan bernilai ekspor sehingga masyarakat sejahtera. Komoditas pala dan kelapa Sulawesi Tenggara khususnya Konawe Kepulauan harus diangkat kembali menjadi kualitas ekspor nomor 1,” paparnya dalam keterangan tertulis, Rabu (2/8).

Begitu pun kakao dan kopi juga akan ditingkatkan jumlah produksi dan kualitasnya sehingga volume ekspornya meningkat. Amran menyebut sekarang ini kopi Indonesia peringkat ekspor nomor 4 di dunia.

“Ini yang kami angkat agar naik minimal peringkat 2 dunia,” imbuhnya.

Amran menuturkan untuk membangkitkan komoditas unggulan Konawe Kepulauan, pemerintah akan menyalurkan bantuan gratis seperti bibit, pupuk dan alat mesin pertanian. Menurutnya, hal ini juga merupakan upaya pemerintah dalam rangka mengembalikan kejayaan pangan Indonesia. Dulu Indonesia dijajah karena kaya akan rempah berkualitas tinggi di mata dunia.

“Untuk itu, saatnya kita bangkitkan kejayaan rempah kita di mata dunia. Kembalikan kejayaan kelapa, kekayaan rempah-rempah di bumi Wawonii,” tuturnya.

Dia medorong pemerintah daerah dan masyarakat mulai serius mengembangkan tanaman pala dan kelapa sebagai tanaman unggulan dalam mendorong perekonomian. Amran juga memberikan bantuan kepada Kabupaten Konawe Kepulauan berupa benih jagung minimal 1.000 ha, benih kelapa 3.000 ha dan alat mesin pertanian yakni traktor 2 unit, pompa air 10 unit, dan eskavator 1 unit.

“Kalau pulau ini mau bangkit dan sejahtera, bangunkan masyarakat tidur dan lahan tidur,” ujarnya.

Bupati Konawe Kepulauan, Amirullah mengatakan dalam rangka mengejar ketertinggalan ekonomi, pemerintah daerah fokus pada program peningkatan produksi pertanian khususnya komoditas perkebunan yakni pala dan kelapa sebagai komoditas unggulan. Selain itu, pemerintah daerah juga akan mengoptimalkan lahan kering atau tidur untuk ditanami jagung.

“Di tahun ini, ada 500 hektar jagung siap dikembangkan. Kami pun akan melakukan peremajaan tanaman perkebunan sehingga pengembangan jagung bisa lebih luas,” tuturnya.

(ika/JPC/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar