Jumat, 15 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dua Orang Calon Jamaah Umrah Batal Berangkat

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 23 November 2020 | 18:05 WITA Tag: , , , ,
  Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi


Hargo.co.id, JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi nengatakan ada dua jemaah umrah kloter keempat batal berangkat ke Arab Saudi pada 22 November 2020 karena positif Covid-19.

“Jemaah yang siap berangkat 74 tetapi dua di antaranya positif Covid-19  sehingga yang berangkat 72,” kata Fachrul dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Senin (23/11/2020) seperti yang dilansir jpnn.com.

Namun, ujar Fachrul, beruntung keduanya diketahui positif Covid-19 sebelum diberangkatkan pada gelombang keempat.  Baca Juga: DPR Menuntut Tindakan Tegas Bagi Pemalsu Hasil Swab Tes Jemaah Umrah.

BACA  Kena Razia Keramaian, Sejumlah Rumah Makan Ditutup

“Alhamdulillah, positif Covid-19 ketahuan sebelum berangkat, sehingga tidak perlu ada karantina di Arab Saudi,” ungkapnya.

Fachrul menjelaskan dua jemaah kloter empat yang positif Covid-19 sudah menjalani karantina. Keduanya juga melakukan swab test selama karantina.  Menurutnya, Kemenag sudah menawarkan untuk isolasi di Asrama Haji, namun dua jemaah tersebut memilih hotel.

“Mungkin mereka memang sudah awal mem-booking hotel. Ke depan kami tawarkan masuk Asrama Haji saja sehingga kami lebih mudah mengawasi, dan biaya lebih murah,” kata dia.

BACA  Kasus Covid-19 Bakal Bertambah 40 Persen Jika Melakukan Ini

Fachrul menjelaskan kloter pertama umrah telah diberangkatkan 1 November 2020.

Kloter kedua 3 November 2020. Kloter ketiga pada 8 November 2020.  Baca Juga: Kebijakan Arab Saudi soal Umrah jadi Bukti Keberhasilan Indonesia Terapkan Protokol Kesehatan

“Alhamdulillah yang keempat berangkat 22 November 2020,” kata dia.  Dalam rapat itu, Fachrul juga mengungkap bahwa kloter pertama dan kedua terdapat 13 jemaah positif Covid-19. Perinciannya kloter pertama delapan orang, dan kedua ada lima jemaah positif Covid-19.

BACA  Bio Farma Akan Pastikan Keamanan dan Kualitas Vaksin Covid-19

“Sekarang sudah kembali semua,” tegasnya. Untuk kloter ketiga, 8 November 2020, tidak ada jemaah yang positif Covid-19.  Lebih lanjut Fachrul mengatakan pihaknya tidak memberikan sanksi, karena pemberitahuan kala itu memang tergesa-gesa.

“Sehingga kami hanya memberikan peringatan saja,” jelasnya.  Ia mengatakan pihaknya menekankan kalau masih terjadi lagi, akan diberikan sanksi berat. (boy/jpnn)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar