Jumat, 16 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dua Pelajar Kedapatan Bawa Panah Wayer

Oleh Fajriansyach , dalam Metropolis , pada Rabu, 19 September 2018 | 09:18 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Operasi kendaraan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone Bolango di wilayah di Kelurahan Pauwo, Kabila, sempat bikin heboh kemarin, Selasa (18/9).  Pasalnya, ada dua pelajar masih dengan seragam lengkap kedapatan membawa panah wayer saat tak bisa menunjukkan dokumen berkendara.

Peristiwa ini diketahui saat ada kegiatan operasi Satlantas sekitar pukul 09.30 Wita. Sejumlah pengendara pun ada yang terjaring operasi karena tidak bisa menunjukkan surat atau dokumen yang lengkap seperti SIM hingga STNK.

BACA  Harga Ayam Kampung di Kota Gorontalo Tembus Rp 100 Ribu per Ekor

Di sela-sela operasi, muncul satu sepeda motor yang ditumpangi dua pelajar. Salah seorang petugas pun memberhentikan mereka. Saat dimintai untuk memperlihatkan surat-surat kendaraan, mereka tak bisa menunjukkannya.

Namun saat sepeda motor mereka di boyong ke salah satu rumah warga yang menjadi tempat persinggahan aparat Satlantas, polisi malah menemukan panah wayer dari sepeda motor mereka. Temuan panah wayer ini pun tak pelak membuat heboh warga sekitar, termasuk pengendara lain yang sedang diperiksa dokumennya.

BACA  Tersangkut di Jendela, Siswa SD di Boalemo Ditemukan Meninggal Dunia

Operasi pun sempat terhenti karena ulah kedua pelajar ini.  “Cuma iseng-iseng pak. Ini cuma teman punya,” kilah dua pelajar ini kepada polisi.

Kasat Lantas Polres Bonebol, AKP Dwi Jatmiko mengatakan, pasca ditemukan sajam tersebut, kedua pelajar itu langsung diamankan untuk dilakukanya pengembangan dari mana asal panah wayer tersebut.

BACA  Ingin Tahu Cara Mengganti Sepatu Kuda? Baca di Sini

“Kami sudah periksa kedua pelajar itu sembari mengembangkan asal usul panah wayer itu bisa sampai ke tangan mereka. Satu buah panah wayer beserta pelontarnya sudah kami amankan. Semntara para orang tua dan guru mereka pun sudah kami undang saat dilakukan pembinaan terhadap mereka,” tandas Dwi.(mg03/gp/hg)


Komentar