Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dua Terduga Penipuan Diringkus Polisi, Gunakan Modus Baru

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Wednesday, 15 September 2021 | 06:05 AM Tags: , ,
  Dua orang pelaku terduga penipuan (muka diblur) saat diringkus oleh tim dari Polres Gorontalo. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Saat ini para kasir di minimarket harus hati-hati. Pasalnya, sudah ada modus baru penipuan yang tengah beroperasi di Gorontalo. Buktinya, dua orang terduga pelaku penipuan kini diringkus petugas dari Polres Gorontalo. 

Informasi yang berhasil dihimpun, terduga melakukan penipuan pada salah satu minimarket yang ada di Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Terduga pelaku yang berinisial KP (40) dan IP (40) diringkus polisi pada Senin (13/09/2021) pada salah satu hotel di Kota Gorontalo. 

Kasat Reskrim Mohamad Nauval Seno, pengungkapan dan penangkapan terduga penipuan itu sesuai dengan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim di lapangan. Bahwa dimana pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama.

“Setelah itu team bergerak ke wilayah Kota Gorontalo, karena sesuai informasi yang didapatkan, terduga sedang berada di sebuah hotel yang berada di Heledulaa, Kota Timur. Tim tiba di lokasi pada pukul 00.10 wita, dan berhasil mengamankan terduga pelaku,” ungkap Mohamad Nauval Seno, Selasa, (14/9/2021).

Seperti apa modus penipuan yang dilakukan? Mohamad Nauval menjelaskan, saat korban tengah berada di kasir, datanglah dua terduga untuk membeli beberapa jenis rokok. Namun, uang tersebut tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya dibayarkan.

Terduga membeli beberapa jenis rokok dari beberapa merk dengan harga Rp 5.204.000. Hanya saja, uang yang diberikan terduga kepada kasir hanya Rp 4.800.000, dan itu langsung dihitung dan disampaikan ke terduga bahwa uang yang diserahkan selisih Rp 404.000.00.

Mendengar itu, terduga berinisiatif menambahkan kekurangan dari pembayaran tersebut. Saat kasir akan menyimpan uang ke kas, terduga meminta kembali uang tersebut untuk menghitungnya dengan dengan gerakan tangan/jari yang cepat. Selanjutnya, terduga menyerahkan kembali uang tersebut ke kasir. Hanya saja, kasir tak langsung memasukan ke kas dengan alasan ingin menghitung kembali setelah melayani pembeli lainnya. 

Sementara terduga, setelah menyerahkan uang tersebut, langsung meninggalkan minimarket tersebut. Kasir baru sadar tertipu setelah menghitung kembali uang tersebut dan ternyata justru selisihnya bertambah yakni Rp 3.700.000. 

“Ini merupakan modus baru. Kami dari kepolisian meminta agar berhati-hati. Kami berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku lewat CCTV yang berada di TKP. Pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” ungkap Mohamad Nauval Seno. (***)

 

Penulis: Herman Abdullah

(Visited 273 times, 1 visits today)

Komentar