Sabtu, 8 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dua TKI, Dua Aleg dan Seorang ASN Lolos di Perbatasan

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 4 Juni 2020 | 14:04 WITA Tag: , ,
  Sekretaris GTPP Covid - 19 Provinsi Gorontalo, Sumarwoto. (Foto: Rendi Wardani Fathan/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Dua orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Jepang dikabarkan lolos ketika melewati perbatasan antara Provinsi Gorontalo dengan Sulawesi Utara (Sulut) di Kecamatan Atinggola. Selain dua TKA, ada juga dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Boalemo yang lolos di perbatasan tersebut saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di Provinsi Gorontalo.

Informasi yang berhasil dihimpun, dua TKI tersebut bekerja sebagai perawat di Jepang dan hendak pulang ke Gorontalo Utara (Gorut) karena hamil. Sementara, dua Aleg DPRD Boalemo dan seorang ASN, berdasarkan informasi yang dihimpun, berangkat dari DKI Jakarta dan tiba di bandar udara Sam Ratulangi, Manado. Selanjutnya, ketiganya melanjutkan perjalanan ke Gorontalo melalui darat.

BACA  Virus Corona Menyerang KPU, 21 Pegawai Positif Tertular

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Gorontalo, Sumarwoto membenarkan lolosnya lima warga Gorontalo dari luar daerah itu. Hanya saja, kata Sumarwoto, ke limanya dibekali surat keterangan.

BACA  Wagub Minta, LPTQ Persiapkan Pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi

“Dua TKI itu adalah pekerja di salah satu perusahaan di Jepang. Mereka mengantongi surat dari Kedutaan Besar Indonesia di Jepang yang menerangkan bahwa mereka sehat dan bebas Covid-19. Mereka pula telah menjalani proses karantina selama 14 hari, saat tiba di Jakarta dari Jepang. Sedangkan, yang tiga warga Boalemo mengantongi surat dari Bapelkesman Sulut yang menerangkan mereka sehat. Kepala daerah mereka juga siap menjamin mereka untuk masuk Gorontalo. Artinya, mereka akan dikarantina selama 14 hari dan akan menjalani test. Jaminan itu ditulis dalam bentuk surat yang ditanda tangani oleh pak bupati,” jelas Sumarwoto.

BACA  ASN di Bone Bolango Wajib Pakai Face Shield

Sumarwoto yang juga Kepala BPBD Provinsi Gorontalo itu juga membenarkan bahwa tiga warga Boalemo itu merupakan Aleg dan ASN. “Dua anggota DPRD setempat, dan seorang adalah ASN,” pungkas Sumarwoto.(adv/rwf/hg)


Komentar