Jumat, 3 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dua Unit Rumah Milik Nelayan di Dulupi Dilalap Api, Rata dengan Tanah

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Boalemo Metropolis , pada Selasa, 16 November 2021 | 15:05 PM Tag: , ,
  Kebakaran yang terjadi di Dulupi, Boalemo membuat dua unit rumah rata dengan tanah. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 2 unit rumah milik warga nelayan di Dusun 4 Batu Potong, Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Boalemo, alami kebakaran, sekitar Pukul 04.30 Wisata, Selasa, (16/11/2021) dini hari.

Informasi dihimpun Hargo.co.id, pemilik rumah yakni, Datuwara Lamarauna dan Djodi Pilomonu. Sumber api diduga berasal dari bagian dapur rumah milik Datuwara Lamarauna, saat dirinya sedang sibuk menyalin BBM bensin dan solar.

Kebakaran yang terjadi di Dulupi, Boalemo membuat dua unit rumah rata dengan tanah. (Foto: Istimewa)

Saksi mata pertama kali melihat peristiwa kebakaran tersebut, adalah Asma Tobamba. Ia menyaksikan nyala api begitu cepat membesar, hingga akhirnya menghanguskan 2 rumah sekaligus.

Melihat peristiwa itu, warga lainnya sontak panik, sembari membantu memadamkan api dengan alat-alat seadanya. Namun, karena kobarannya yang cukup besar, upaya pertolongan tersebut nihil.

“Begitu menerima laporan pada Pukul 05.18 Wita, satu unit Damkar yang dipimpin bapak Arifin Nusi, langsung bergerak ke lokasi dan tiba pada Pukul 05.05 Wita, api baru padam Pukul 06.40 Wita,” kata Kabid Damkar Boalemo, Erfin Susanto, kepada Hargo.co.id.

Petugas dari Pemadam Kebakaran Boalemo berusaha memadamkan api. (Foto: Istimewa)

Meski tak ada korban jiwa kata Erfin, namun dugaan kerugian materil atas peristiwa itu, sekitar Rp 250 Juta. Terdiri dari barang-barang elektronik berharga, dan barang penting lainnya isi rumah, hingga uang tunai milik para korban.

“TNI-Polri dan Satpol-PP juga turun saat kejadian. Saat ini, Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran sudah diamankan dan diberi tanda garis polisi,” tutup Kabid Damkar Boalemo. (*)

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 177 times, 1 visits today)

Komentar