Kamis, 6 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dua Warga Depok Positif Korona, DPR: Segera Screening Ulang Seluruh RS

Oleh Mufakris Goma , dalam Kabar Nusantara , pada Senin, 2 Maret 2020 | 15:05 WITA Tag: ,
  Seorang pasien suspect virus Korona sedang menjalani perawatan di luar negeri. Jumlah kematian akibat virus Korona terus bertambah, data terakhir anggkanya sudah hampir mencapai 3000 jiwa. (HECTOR RETAMAL / AFP)


Hargo.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua orang warga negara Indonesia (WNI) positif terkena virus korona. Merespons hal itu DPR meminta agar dilakukan screening ulang di semua rumah sakit dan puskesmas di Indonesia.

Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati‎ mengatakan, screenig ulang itu supaya tenaga kesehatan dan masyarakat di Indonesia makin waspada akan sebaran virus yang berasal dari Wuhan tiongkok itu.

“Ternyata terbukti ada WNI yang positif virus korona. Proses screening harus dilakukan di semua puskesmas di semua rumah sakit,” ujar Kurniasih kepada wartawan, Senin (2/3).

Kurniasih juga meminta kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto supaya menerbitkan surat kepada seluruh rumah sakit dan puskesmas untuk melakukan sreening kepada masyarakat.

“Supaya di tingkat pertama maupun lanjut, harus melakukan proses screening terhadap pasien yang ada di situ,” katanya.

BACA  Pemerintah akan Izinkan Sekolah di Zona Hijau Gelar Tatap Muka

Kurniasih juga berpesan kepada masyarakat yang menemukan gejala-gejalan seperti Virus Korona. Maka harus melaporkan ke unit layanan kesehatan terdekat.

“Saya kira ini harus segera dilakukan. Masyarakat harus tetap tenang tapi waspada. Diimbau untuk segera melaporkan diri ketika menemukan indikasi Virus Korona seperti flu, demam dan sesak napas segera melaporkan ke layanan kesehatan terdekat,” ungkapnya.

‎Diketahui, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dua Warga Negara Indonesia (WNI) tertular Virus Korona. Dua WNI tersebut sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu terdeteksi Virus Korona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia, yaitu seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun

“Ternyata orang yang terkena virus corona ini berhubungan dengan dua orang. Seorang ibu yang umurnya 64 dan putrinya yang berumur 31 tahun dicek oleh tim kita ternyata pada posisi yang sakit,” kata Presiden Joko Widodo di veranda Istana Merdeka Jakarta, Senin.

BACA  Sekitar 15 Juta Pekerja Terancam Kehilangan Penghasilan

Presiden menyampaikan hal tersebut didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

“Dicek dan tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona,” tambah Presiden.

Menurut penelusuran, dua WNI tersebut terjangkit dari seorang WN Jepang yang berkunjung ke rumah keduanya.

“Minggu yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif korona. Tim dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu dengan siapa ditelusuri dan ketemu,” ungkap Presiden.

BACA  Begini Penjelasan Setwapres soal Mobil Wapres Diisi Bensin Eceran di Pinggir Jalan

Namun Presiden mengatakan, sejak awal pemerintah ini benar-benar mempersiapkan penyebaran penyakit tersebut.

“Persiapan misalnya RS lebih dari 100 RS yang siap dengan isolasi mengenai virus corona dengan standar isolasi yang baik,” imbuh Presiden.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, dua pasien positif virus Korona di Indonesia itu warga Depok, Jawa Barat. Saat ini dirawat intensif di ruang isolasi. Mereka berdua dirawat di RSPI Sulianti Saroso.

“Rumah sakit pusat infeksi Sulianti Saroso di ruang khusus. Yang tidak terkontak dengan yang lain,” tegas Terawan dalam konferensi pers, Senin (2/3).

Mereka berdua ternyata warga dan domisili di Depok dekat dengan Jakarta. Tentunya pemerintah harus melacak kontak siapa saja yang sudah berkomunikasi dengan ibu dan anak tersebut.

*Berita ini juga terbit di jawapos.com edisi senin 2 maret 2020


Komentar