Jumat, 14 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Duh, Harga Tomat Anjlok, Dijual Rp 2.000 per Kg

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 17 September 2016 | 18:26 WITA Tag: , , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Sejumlah komoditi pangan, terutama barito (bawang, rica, tomat) mengalami penurunan. Bahkan, untuk cabe rawit atau rica dan tomat harganya anjlok.

Dari pantauan Gorontalo di pasar tradisional Limboto, kemarin, Jumat (16/9), harga rica jatuh dan dijual dengan harga terendah mencapai rata-rata Rp 10 Ribu per Kilogram (Kg), yang tertinggi hingga Rp 20 per Kg. Sedangkan tomat yang paling anjlok, dijual mulai Rp 2.000 per Kg.

BACA  Pasar Murah Pemprov Gorontalo Diserbu Warga Leboto, Kwandang

Berbeda dengan bawang merah dan bawang putih. Meski sudah mengalami penurunan, harga bawang merah masih mencapai Rp 60 Ribu per Kg. Sedangkan bawang putih, dijual mulai Rp 40 Ribu per Kg.

Saipan, salah seorang penjual barito mengatakan, untuk pembelian bawang merah, dirinya berani menjualnya dengan harga Rp 50 Ribu per Kg, asalkan dalam pengambilan besar.

“Per kilo harga ecerannya Rp 60 Ribu, tapi kalau bapak mau beli partai, saya mo kasih Rp 50 Ribu per Kg,” ungkap Saipan.

BACA  Rusli Habibie Minta Masyarakat Ikut Sosialisasikan Larangan Mudik

Umar Pou, pedagang barito lainnya mengatakan, jatuhnya harga rica dan tomat bisa jadi karena pengaruh musim hujan beberapa hari terakhir ini.

“Pasokan sekarang masih banyak. Kalau tidak mo jual cepat, kita (pedagang) mo rugi. Soalnya ini barang (rica dan tomat,red) tidak tahan sampai 2 minggu,” jelas Umar.

Sementara itu, beberapa komoditi yang mengalami kenaikan diantaranya adalah ikan segar. Untuk ikan lajang atau malalugis, dijual Rp 30 Ribu per Kg. Untuk Cakalang, dibanderol Rp 25 Ribu hingga Rp 35 Ribu per Kg.

BACA  Jelang Penutupan Perbatasan, Ini yang Dilakukan Pemprov Gorontalo

Sedangkan ikan tuna dan ekor kuning, dijual paling murah Rp 50 Ribu per Kg. Sementara harga gula dan minyak kelapa masih stagnan, yakni Rp 16 Ribu per Kg dan Rp 13 Ribu per Kg.(axl/hargo)


Komentar