Selasa, 5 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Edar 2.000 Kupon, Pasar Murah NKRI Diserbu Warga

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 13 Maret 2022 | 00:05 Tag: , , ,
  Minyak Goreng Non Subsidi juga tak luput dari serbuan warga meskipun harganya agak mahal dari minyak goreng subsidi. (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pasar Murah NKRI yang berlangsung pada Sabtu (12/03/2022) diserbu warga. Betapa tidak, pasar murah yang digelar di sekitar Rumah Dinas Gubernur Gorontalo mengedar 2.000 kupon untuk warga di Kota Gorontalo.

Hasil pantauan di lapangan, Pasar Murah NKRI dimulai pada pukul 15.00 Wita, namun warga sudah datang dua jam sebelum acara tersebut dimulai. Mereka datang tak lain hanya untuk mendapatkan minyak goreng yang langka sejak beberapa pekan terakhir ini.

Benar adanya, ketika Pasar Murah mulai dibuka, warga langsung menyerbu stand Minyak Goreng. Perlu diinformasikan bahwa di Pasar Murah NKRI kali ini, disediakan 8 komoditi yang dijual dengan harga murah. Beras yang dijual dengan harga Rp 5.000 per kilogram, gula pasir Rp 10.000 per kilogram, minyak goreng Rp10.000 per kilogram, telur ayam Rp 1.000 per butir, serta cabe rawit, bawang merah, bawang putih dan ikan tuna masing – masing dijual dengan harga Rp 10.000 per 0,5 kilogram.

Bukan hanya menyerbu stand Minyak Goreng. Warga bahkan menyerbu truk yang memuat Minyak Goreng guna langsung membeli, meskipun non subsidi. Harga Minyak Goreng subsidi di Pasar Murah NKRI sebesar Rp 10.000 per liter dan dilayani bagi yang sudah mendapat kupon.

Warga Kota Gorontalo memadati lokasi Pasar Murah NKRI yang berlangsung Sabtu (12/03/2022). (Foto : Natha/HARGO)
Warga Kota Gorontalo memadati lokasi Pasar Murah NKRI yang berlangsung Sabtu (12/03/2022). (Foto : Natha/HARGO)

Namun untuk Minyak Goreng Non Subsidi, dijual dengan harga Rp 13.500 per liter dan melayani warga yang tak memiliki kupon. Kendati demikian, pembelian Minyak Goreng untuk non subsidi juga dibatasi yakni paling banyak 4 liter. Jika ingin membeli lebih dari 4 liter, maka tidak dilayani.

Stand yang juga diserbu warga pada Pasar Murah NKRI yakni penjual telur. Maklum, harga yang ditawarkan cukup murah yakni hanya Rp 1.000 per butir. Sementara harga telur ayam saat ini, per bak (isi 30 butir) sebesar Rp 48 ribu. Wajar jika Stand Telur Ayam diserbu warga.

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mengaku senang dapat melayani masyarakat dengan baik. Terlebih ketika pada Pasar Murah NKRI kali ini menyiapkan barang yang memang dibutuhkan warga seperti Minyak Goreng.

“Saya baru pulang dari Jakarta dan Makassar hari ini. Kenapa baru pulang, karena saya masih menunggu kepastian jatah minyak goreng untuk Gorontalo. Pak Menteri sudah setuju 1.250 ton kebutuhan per bulan untuk Gorontalo,” kata Rusli Habibie pada sambutannya.

Rusli Habibie berharap, pasar murah bisa meringankan beban warga kota jelang bulan suci Ramadan. Selain itu ini juga bertujuan untuk memastikan distribusi stok dan harga minyak goreng hingga hari ini masih terkendali. (*)

Penulis : Ainun Mokodompit *
*) Penulis adalah mahasiswa magang dari UNG

 

(Visited 65 times, 1 visits today)

Komentar