Rabu, 23 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ekstremis Gencar Bakar Alquran, Dewan Kristen Tidak Tinggal Diam

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Dunia , pada Selasa, 15 September 2020 | 04:05 WITA Tag: , ,
  Asap hitam melambung dari ban-ban dan kasur jerami yang terbakar serta kembang api selama kerusuhan di lingkungan perumahan Rosengard di Malmo, Swedia, Jumat (28/8). Foto: ANTARA/TT News Agency via REUTERS


Hargo.co.id, STOCKHOLM – Dewan Kristen Swedia mengecam pembakaran kitab suci Alquran yang terjadi di negara tersebut pekan lalu.

Dilansir dari JPNN.com, Sepuluh pendeta Kristen terkemuka dari negara Skandinavia tersebut, termasuk Uskup Agung Gereja Prostestan Antje Jackele, mengeluarkan sebuah pernyataan yang menentang aksi anti-Muslim.

Uskup agung, bersama pemimpin gereja lainnya, secara tegas menjauhkan diri mereka dari pelanggaran yang disengaja atas keyakinan umat.

BACA  Keren, Satgas TNI Resmikan Monumen Perdamaian di Kongo

Organisasi Kristen tersebut mengatakan bahwa aksi yang dilakukan oleh kelompok rasis sayap kanan Denmark tersebut sebagai aksi barbar.

“Serangan semacam itu mempertajam polarisasi antar masyarakat saat negara kami perlu membangun martabat dan hak setiap orang,” tambah Dewan Kristen Swedia dalam sebuah pernyataan yang dirilis Minggu (13/9).

Partai Garis Keras Denmark (Stram Kurs) membakar salinan Alquran di Rinkeby, lingkungan berpenduduk mayoritas Muslim di Stockholm, pada Kamis (10/9).

BACA  Bill Gates: Dunia Mundur Akibat Covid-19, Termasuk Cakupan Vaksin

Peristiwa itu terjadi beberapa hari setelah aksi serupa di Kota Malmo, Swedia selatan.

Insiden tersebut menyebabkan sejumlah polisi terluka dan sedikitnya 10 orang diamankan.

Pihak Kepolisian telah melarang pemimpin kelompok tersebut, Rasmus Paludan, masuk Swedia selama dua tahun.

Persatuan Ulama Muslim Internasional, yang berbasis di Doha, telah mengecam aksi kekerasan tersebut.

BACA  Demo Antirezim Meluas, Pemerintah Belarusia Cabut Kartu Pers Belasan Wartawan Asing

Turki dan Pakistan juga menyalahkan ekstremis sayap kanan di Swedia atas aksi Islamofobia mereka. (ant/dil/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Ekstremis Gencar Bakar Alquran, Dewan Kristen Tidak Tinggal Diam“. Pada edisi Senin, 14 September 2020.

Komentar