Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Empat OPD Patut Diapresiasi, Instansi Lain Perlu Terobosan 

Oleh Deice Pomalingo , dalam Legislatif , pada Selasa, 20 April 2021 | 08:05 WITA Tag: ,
  Pansus LKPJ DPRD Kabupaten Gorontalo saat menggelar rapat. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pada pembahasan Laporan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2020, Pansus secara tegas mengapresiasi 4 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah bisa berbuat banyak meskipun di saat pandemi. 

Menurut Ketua Pansus, Ali Polapa, ada empat OPD yang patut diapresiasi, meskipun pada 2020 lalu tengah berada di era pandemi dan terkena imbas refocusing.  

“Yang pertama adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Mampu menjadi mentor se Indonesia dengan anggaran sebesar Rp 3 Miliar. Mampu melakukan pendampingan bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam hal mengungkap persoalan pelecehan seksual dan lainnya. Terutama pada anak sekolah yang mereka damping dan berupaya secepatnya penanganannya,” kata Ali Polapa, Senin (19/04/2021).

Bukan cuma itu, OPD ini juga mendapat pengakuan luar daerah sehingga Maluku lakukan studi banding ke Kabupaten Gorontalo. Bahkan saat DPRD lakukan studi banding ke Sulawesi Utara, OPD tersebut dapat pujian. 

“Ini patut diapresiasi, karena menjadi percontohan di kabupaten/kota lain,”ungkap Ali Polapa.

Selanjutnya, Dinas pertanian yang mana pada 2020 masih luar biasa produksi pertaniannya. Sehingga Pansus menghendaki untuk anggaran yang mengarah pada masyarakat untuk tidak dikurangi. 

Seperti pemberian bibit, pupuk pada warga agar anggarannya jangan dikurangi, karena faktanya saat ini produksi pertanian cukup bagus dan masyarakat pedesaan sepertinya tidak terlalu merasakan bagaimana adanya Covid-19. 

Demikian juga Dinas Perikanan dan Peternakan, mampu membuktikan kinerja di tengah pandemi Covid-19. Produksi perikanan dan peternakan cukup bagus dan dapat dilihat saat ini.  

“Harusnya OPD tersebut mendapatkan suplai anggaran lebih dan tidak diambil kebijakan rasionalisasi anggaran atau refocusing. Karena keberhasilan program mereka di 2020 sangat strategis dan terlihat,” jelas Ali Polapa.

Terakhir yakni Dinas Pendidikan yang mana pada 2020 capaiannya sangat bagus dengan mengupayakan bantuan untuk PAUD dari pemerintah pusat, Juga sejumlah fasilitas komputer di sejumlah sekolah. 

“Terobosan-terobosan seperti ini yang sangat kita harapkan agar bisa dilaksanakan juga oleh dinas-dinas lainnya. Agar jangan ada kesan di dinas lain jalan di tempat. Tidak ada upaya terobosan yang dilaksanakan meskipun di tengah pandemi. Sehingga kami memberikan catatan pada dinas-dinas lain untuk lebih kreatif lagi dalam mencari inovasi dan terobosan untuk kemajuan daerah dan tentunya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kuncinya. (wie/adv/hargo)

BACA  DPRD Didesak Bentuk Pansus Hak Angket 

Komentar