Kamis, 2 Februari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Empat Paket Sabu Disisip dalam Pisang, BNN Tangkap Lima Terduga, Satu Diantarnya Anggota..

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Kamis, 20 Juli 2017 | 09:23 Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Upaya para pengedar narkoba untuk merusak masa depan anak bangsa semakin lama semakin memprihatinkan. Bagaimana tidak? Belakangan mulai beredar kabar tentang peredaran permen manis yang diduga mengandung zat adiktif narkoba dikalangan anak-anak. Narkoba jenis baru ini, diduga sudah beredar di sejumlah sekolah dasar yang ada di Indonesia.

Kabar ini sendiri semakin santer terdengar dan beredar luas di media sosial. Narkoba ini sendiri berbentuk kertas dan memiliki warna yang mencolok. Tak hanya itu, rasanya yang manis juga diduga menjadi daya tarik untuk mengelabui anak-anak yang menjadi sasaran utamanya itu.

banner 728x485

Cara pemakaiannya sendiri terbilang sangat sederhana, hanya dengan menempelkan permen berbentuk kertas itu ke lidah, permen itu akan langsung meleleh dan habis. Hal inilah yang kemudian membuat warga belakangan semakin khawatir permen ini akan menyasar anak remaja mereka.

Narkoba jenis baru tersebut hingga saat ini belum bisa dipastikan keberadaan dan peredarannya. Informasi yang tersebarpun hanya berasal dari postingan maupun unggahan masyarakat melalui media sosial. Bahkan sejauh ini, belum ada satu laporanpun dari warga maupun pihak terkait tentang peredaran narkoba ini di Gorontalo.

Hanya saja, menurut Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tricahyono, informasi ini tetap harus mendapat perhatian dari warga.

“Belum ada di Gorontalo, tapi masyarakat harus tetap waspada dan melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat jika menemukan informasi tentang keberadaan barang itu,” terang Wahyu, kemarin, Rabu (19/7).

Ditambahkan pula, diminta kepada masyarakat Gorontalo agar lebih berhati-hati terhadap ancaman narkoba yang sudah beredar dan dikemas dengan berbagai macam model, baik berupa permen makanan anak-anak.

“Tentunya Polri, bekerjasama dengan BNN dan juga Balai POM akan terus berkoordinasi guna mencegah peredaran narkoba jenis ini,” tandasnya.(tr-45/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar