Senin, 30 Januari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Enam Tahun Jadi DPO di Gorontalo, Terpidana Kasus Narkotika Ditangkap di Papua

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Jumat, 2 Desember 2022 | 16:05 Tag: , , ,
  Terpidana kasus Narkotika berinisial CM saat diamankan Tim Tabur Kejati Gorontalo. (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar)

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah selama 6 tahun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), seorang wanita berinisial CM, yang diketahui merupakan terpidana kasus penyalahgunaan narkotika, akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Tabur Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo, Rabu (30/11/2022).

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo, Dadang Djafar, kepada Wartawan media ini pada Jumat (02/12/2022).

banner 728x485

“Penangkapan DPO berinisial CM itu, dilakukan oleh Tim Tabur pada Rabu 30 November 2022, di Papua. Kebetulan sesuai informasi yang bersangkutan sudah berdomisili di sana. Jadi yang bersangkutan dinyatakan DPO atas kasusnya sejak 2016,” kata Dadang Djafar.

Lanjut Kasi Penkum Kejati Gorontalo itu menjelaskan, dimana wanita berinisial CM itu sebelumnya tersandung kasus penyalahgunaan narkoba dengan putusan rehabilitasi selama lebih kurang 1 tahun. 

“Namun menjelang putusan itu, CM memang sudah tidak pernah hadir, sehingga dalam putusan itu, Jaksa harus melaksanakan keputusan tersebut. Nah, oleh karena itu terjadilah penetapan DPO,” jelas Dadang Djafar.

Kasi Penkum dan Humas juga menambahkan, sebelumnya pihaknya telah melakukan upaya – upaya seperti mengundang CM secara patuh sebanyak 3 kali, menyampaikan pengumuman di media, hingga berkoordinasi dengan aparat dan pemerintah di daerah tempat CM berdomisili, namun CM tidak juga datang.

“Kalau upaya itu kita sudah lakukan, tapi yang bersangkutan tidak datang, jadi kita tetapkan DPO. Kalau sudah DPO kan berarti kita sudah harus kerja sama dengan pihak Kejagung, bahkan kita berkoordinasi sampai ke tingkat Kejati Papua dan Kejari,” tambah Dadang Djafar.

Setelah di amankan di Papua, CM kemudian langsung dibawa oleh Tim Tabur Kejati kembali Ke Gorontalo guna menjalani proses hukum lebih lanjut. (***)

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 122 times, 1 visits today)

Komentar