Rabu, 23 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Fasilitas Lengkap, RS Ainun Sukses Operasi Bedah Tulang  

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 5 November 2019 | 13:05 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Obsesi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, memberi layanan kesehatan yang prima kepada masyarakat Gorontalo terus terwujud. Tak hanya layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga, terutama miskin, kini fasilitas kesehatan pada rumah sakit umum daerah (RSUD) dr.Hasri Ainun Habibie, tak kalah dengan rumah sakit di kota-kota besar.

Kata syukur terucap pada tim dokter yang melakukan operasi ortopedi atau bedah tulang di RS Ainun Habibie, Kamis (31/10). Kurang lebih 70 menit mereka menangani pasien, dengan teliti dan didukung peralatan yang lengkap, pelaksanaan operasi berlangsung lancar dan sukses. Operasi ortopedi ini, merupakan pertama kali di RS Ainun.

Seperti yang dilansir Gorontalo Post, suksesnya pelaksanaan bedah tulang itu, tak lepas dari dukungan alat-alat kesehatan dan fasilitas mendukung yang dimilki RS Ainun. Dukungan fasilitas RS Ainun yang memadai itu, diakui langsung dr. Irawan Huntoyungo,M.Kes, Sp.OT, dokter spesialisi ortopedi yang melakukan operasi bedah tulang.

BACA  Begini Kondisi Terkini Warga Terdampak Banjir Bandang di Bone Pesisir

Ia mengatakan, bahwa fasilitas yang dimiliki RS Ainun saat ini sudah sangat bagus untuk melakukan tindakan operasi. Hanya memang, masih ada beberapa item fasilitas yang nantinya harus ditambah, sehingga mampu menampung jumlah pasien yang dioperasi di RS Ainun.

“Sudah bagus, alat-alatnya sudah memadai, ruangannya juga sudah berstandar. Melihat jumlah pasien yang sudah mulai meningkat, tentu ruang bedah atau operasinya harus ditambah. Mungkin ini menjadi PR dari pemerintah Provinsi maupun RS dalam menambah ruangan operasi,”ucap dr. Irawan dikutip dari situs resmi Humas Pemprov Gorontalo, Ahad (3/11).

BACA  Istri Gubernur Gorontalo Sempat Terpapar Covid-19

Saat ini jumlah ruangan operasi di RS Ainun masih terbatas, yakni satu ruangan. Sementara jumlah pasien yang harus mendapatkan penindakan bisa sampai 10-15 pasien.

“Secara keseluruhan saya melihat ini menjadi peluang besar bagi RS Ainun. Untuk penanganan ortopedi saja, belum banyak rumah sakit yang melakukan tindakan. Baru tiga di Gorontalo. Salah satunya di RS Ainun ini. Ini capaian prestasi yang luar biasa,” tambahnya.

Di tempat yang sama, dr. Karliansyah, Sp.AN mengatakan, bahwa penanganan operasi Ortopedi di RS Ainun merupakan yang perdana. Khusus penanganan anastesi tidak berbeda jauh dari penanganan operasi lainnya. Namun dengan jumlah ruangan yang masih terbatas, sementara jumlah pengelola operasi yang sudah mulai banyak.

BACA  Dari Pembukaan MTQ IX, Wagub: Alquran Harus Lebih Membumi

“Untuk ortopedi sendiri membutuhkan waktu yang cukup panjang waktu operasinya. Dari segi persiapan yang harus matang, hingga kesiapan alat-alat serta tenaga medis lainnya. Sementara RS Ainun baru memiliki satu ruang operasi. Sehingga operasi lainnya harus menunggu operasi ortopedi dulu, baru diambil tindakan,” papar dr. Karliansyah.

Sementara itu, Direktur RS Ainun, dr. Yana Yanti Suleman mengapresiasi keberhasilan operasi ortopedi perdana di RS Ainun. Dengan masuknya ortopedi di RS Ainun, tentu sarana dan prasarana serta SDM di RS Ainun akan ditingkatkan. Apalagi komitmen pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menjadikan RS Ainun sebagai rumah sakit rujukan tersier di Indonesia Timur. (adv/hg)


Komentar