Sabtu, 12 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Fokus Ciptakan Lapangan Kerja, PEN Jangan Merugikan Masyarakat 

Oleh Deice Pomalingo , dalam Legislatif , pada Senin, 7 Juni 2021 | 14:05 WITA Tag: ,
  Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo, Anton Ahmad


Hargo.co.id, GORONTALO – Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) diharap tak merugikan masyarakat di Kabupaten Gorontalo. Makanya, pemanfaatan dana tersebut lebih difokuskan pada penciptaan lapangan kerja. 

Ini diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Anton Ahmad guna mengingatkan pemerintah daerah terkait pemanfaatan dana PEN. Diakui bahwa pandemi Covid-19 ini berdampak pada peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran serta konsumsi daya beli masyarakat yang ada di berbagai daerah di Indonesia. 

“Anggaran PEN tinggal menunggu waktu untuk segera dicairkan. Seyogyanya dapat digunakan benar-benar untuk masyarakat. PEN jangan malah merugikan masyarakat,” kata Anton Ahmad seraya menyampaikan kekhawatirannya jika dana PEN tidak tepat sasaran.

Anton memperingatkan agar pemerintah daerah lebih peka melihat kondisi masyarakat dampak dari Covid-19. Sebab, jika penggunaan PEN tidak tepat sasaran pemerintah bisa merugi dua kali lipat, beban pembayaran suku bunga dan anggaran besar tetapi tidak dipergunakan dengan maksimal.

“Intinya harus sesuai peruntukannya, yakni pemulihan ekonomi. Penggunaan dana PEN harus merata di 19 Kecamatan se Kabupaten Gorontalo. Jangan sampai menguntungkan pihak lain sehingga merugikan masyarakat dan daerah,” kunci Anton Ahmad. (wie/adv/hargo)

BACA  Rp 5 Miliar Dana PEN di Kabupaten Gorontalo untuk ‘Sirkuit Sang Profesor’

Komentar