Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Fokus Tangani Covid-19, Gorontalo Tunda Pengadaan Barang dan Jasa

Oleh Sri Aprilia Mayang , dalam Advertorial Gorontalo Kab. Gorontalo , pada Sabtu, 14 November 2020 | 22:08 WITA Tag: , ,
  Ilustrasi. Pelelangan barang dan jasa


Hargo.co.id, GORONTALO – Anggaran untuk pembangunan daerah termasuk pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Gorontalo terpaksa harus ditunda.

Penundaan tersebut dilakukan atas dasar keputusan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan No.177/KMK.07/2020, tentang percepatan penyesuaian anggaran pendapatan belanja daerah tahun 2020.

Dikabarkan penundaan tersebut dilakukan juga dalam rangka penanganan Covid-19 yang hingga saat ini masih belum juga berakhir, serta pengamanan daya beli masyarakat dan perekonomian nasional.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten II Pemkab Gorontalo Rahmat Dony Lahatie dalam pembahasan Clearing House bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Kepala Inspektorat, serta Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Roni Dwi Susanto melalui Video Conference.

BACA  Tetap Jalankan 3M di Tempat Wisata

“kendala utama kita adalah terjadinya pemotongan anggaran yang dialihkan untuk penanganan covid-19. Disatu sisi memang sifatnya mendesak dan harus segera, sehingga ada beberapa pengadaan dan pembangunannya yang harus ditunda,”ungkap Rahmat Dony Lahatie.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Umum Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Gorontalo, Ismail Hasan merincikan item yang tertunda akibat dari pengalihan untuk penanganan Covid-19 tersebut.

BACA  Satgas Covid-19 di Kabupaten Gorontalo Gencar Kampanyekan Protokol Kesehatan

“Kurang lebih 4 Miliar anggaran yang harusnya kita gunakan untuk belanja daerah, yakni untuk renovasi rumah dinas Wakil Bupati yang lama tidak terpakai, renovasi gedung kasmat lahay, pemeliharaan rumah dinas bupati dan mobil istri wakil bupati. Itu semua digeser untuk Covid-19 sudah sejak awal bulan maret,”jelas Ismail Hasan.

BACA  Kampanye di Tulabolo, Hamim Pou Diminta Tuntaskan Jalan ke Pinogu

Disisi lain, Rahmat Dony Lahatie selaku Asisten II Pemda Kabupaten Gorontalo mengaku selalu berupaya untuk mengoptimalkan anggaran pembangunan dan pengadaan yang sempat tertunda.

“Rasionalisasi anggaran ini kita bahas untuk memecahkan masalahnya. Harapan kami item-item pembangunan dan pengadaan yang tertunda tetap kita optimalkan, kita pecahkan persoalan ini, supaya tidak terjadi pelanggaran terhadap aturan yang ada,”pungkas Asisten II Pemda Kabgor. (lya/hg)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar