Sabtu, 30 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Forkopimda Provinsi Gelar Rapat, Tiga Persoalan Ini yang Dibahas

Oleh Mufakris Goma , dalam Advertorial Gorontalo , pada Senin, 20 Januari 2020 | 22:00 WITA Tag:
  


Hargo.co.id GORONTALO – Tingginya peredaran Minuman Keras (Miras) di Provinsi Gorontalo masih menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo. Demikian halnya dengan antrian kenderaan disetiap SPBU yang ada diwilayah Gorontalo dan ancaman bencana alam ketika musim penghujan tiba, juga tak luput dari perhatian.

Buktinya, tiga hal ini dibahas pada rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo, Senin (20/01/2020) di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo.

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menegaskan, pemberantasan Miras, penanggulangan bencana dan masalah antrian BBM di SPBU adalah tanggung jawab bersama, baik Pemerintah, Polri/TNI, Kejaksaan, Pengadilan dan BINDA.

“Semua harus turun tangan dalam menyelesaikan persoalan Miras, antrian BBM dan penanggulangan bencana alam,” ujar Gubernur Rusli dihadapan peserta Rapat.

Pada kesempatan itu, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs.Wahyu Widada M. Phil melaporkan hasil penangkapan peredaran Miras diwilayah hukum Gorontalo.

“Dalam operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Otanaha, kami telah berhasil menggagalkan peredaran Miras jenis cap tikus dan miras oplosan sebanyak 1.862 liter. Itu semua diamankan di empat wilayah perbatasan, seperti perbatasan Atinggola, Taludaa, Tolinggula dan Popayato. Dua pelabuhan di Kabupaten Gorontalo Utara juga menjadi target operasi yang dilaksanakan menjelang natal 2019 dan tahun baru 2020,” ungkap Kapolda.

“Selain 1.862 liter miras cap tikus, ada berbagai merk miras lainnya yang berhasil diamankan. Diantaranya Valentine 19 botol, Carlorosi 7 botol, Bar Gin 15 botol, Tanduay 1 botol, dan bir 3 botol,” imbuhnya.

Terkait peredaran Miras ini, Kapolda Gorontalo Komandan Korem 133/NWB menyatakan tidak akan segan memberantas peredaran miras. Bahkan menurut keduanya, bagi anggotanya yang terlibat juga akan diberikan hukuman setimpal.(adv/rwf/hg)

Loading spinner

Komentar