Kamis, 17 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



FYK Tebar Ancaman, Luncurkan Posko Pemenangan Dihadiri Rusli-Gusnar

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo , pada Selasa, 22 Agustus 2017 | 15:00 WITA Tag: , , ,
  


Hargo.co.id – Walikota Gorontalo Marten Taha sepertinya tak boleh lengah. Pasalnya, para pesaing yang membidik kursi sang petahana itu tak hanya datang dari eksternal saja. Dari internal pun tak kalah sengit.

Dari pemerintahan ada Budi Doku yang digadang-gadang bergandengan Adhan Dambea. Sedangkan di tubuh Golkar ada Fedriyanto Koniyo (FYK) dan Idah Syahidah.

Langkah FYK untuk menjadi petarung Marten Taha tak hanya sekadar gertak sambak. Sekretaris DPD II Golkar Kota Gorontalo itupun makin intens mengirim sinyal perang terbuka. Bahkan Ketua Dekot Gorontalo tersebut mulai menebar ancaman.

Indikasinya terlihat pada Sabtu (19/8) malam. Bertempat di Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Fedriyanto meluncurkan (launching) posko pemenangan FYK Center.

Peluncuran posko pemenangan FYK Center tak sebatas seremoni semata. Namun lebih dari itu, peluncuran posko tersebut ikut memunculkan wacana koalisi yang bakal menjadi kendaraan FYK kedepan. Yaitu Koalisi Golkar-Demokrat.

Wacana itu mencuat seiring kehadiran Ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo Rusli Habibie dan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo Gusnar Ismail. Selain itu hadir pula mantan Bupati Bone Bolango Ismet Mile, politisi Ishak Liputo serta para kader dan pengurus Partai Golkar Kota.

BACA  Lewat Virtual, Wagub Gorontalo Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Kehadiran Rusli dan Gusnar dalam peluncuran FYK Center pastinya lebih dari sekadar menyampaikan ucapan selamat. Kehadiran dua pimpinan parpol besar itu bisa menjadi pembuktian bila koalisi yang pernah dibangun pada Pilgub bakal berlanjut untuk Pilwako. Dan ketika nantinya terbentuk, koalisi itu berpeluang menjadi kendaraan bagi FYK menuju kursi DM 1 dalam bursa Pilwako.

Hanya saja baik Rusli Habibie maupun Gusnar Ismail masih enggan mengomentari lebih jauh berkaitan koalisi Golkar-Demokrat untuk Pilwako. Termasuk peluang FYK bakal mengendarai koalisi tersebut.

Rusli Habibie yang ditemui di sela-sela peluncuran posko pemenangan FKY Center mengaku kehadiran Gusnar Ismail dan sejumlah politisi senior sebatas kebetulan saja. Sebab, sebelum datang ke lokasi peluncuran FYK Center, Rusli hadir di acara pesta rakyat di Bone Bolango.

“Di acara itu hadir pak Gusnar Ismail sebagai mantan Gubernur dan Pak Ismet Mile sebagai mantan Bupati Bone Boalngo. Setelah dari acara di Bone Bolango, saya katakan bahwa saya masih ada acara juga menghadiri di FYK Center, dan mereka saya ajak kesini,” ungkapnya.

BACA  Ini Yang Dilakukan Pemprov Gorontalo Hadapi PPKM Mikro

Untuk koalisi Golkar – Demokrat, Rusli menyampaikan sudah ada komunikasi, sampai ke tingkat DPP, hanya saja belum ada deal politik yang terbangung.

“Kita sudah lakukan pembicaraan dengan Demokrat. Bukan hanya Demokrat saja, tapi semua parpol karena di Kota Gorontalo ini, Golkar tidak bisa mengusung sendiri, harus melakukan koalisi,” kata Rusli Habibie.

Terkait dengan sosialisasi dari Fedriyanto Koniyo ini, Rusli menyampaikan bahwa memang semua kader yang diaspirasikan maju dan sudah mendaftar di partai Golkar itu melakukan sosialisasi, karena nantinya akan di survey.

“Silakan saja lakukan sosialisasi, di Golkar juga ada pak Marthen, Ibu Idah, dan beberapa yang sudah mendaftar.

Nanti kalau sudah ada putusan dari DPP, itu yang harus didukung, dan saya wajib memenangkannya. Karena perintah dari DPP kepada saya langsung, itu harus memenangkan calon yang diusung oleh partai Golkar baik di Kota Gorontalo maupun kabupaten Gorontalo Utara,” urai Rusli Habibie.

BACA  Berkunjung ke Gorontalo, Kementerian Kominfo Sosialisasikan Program DTS

Terpisah FYK mengaku langkah dirinya untuk menyosialisasikan diri bakal calon Walikota didasarkan perintah partai.

“Selaku kader, dan perintah partai tentunya saya terus melakukan sosialisasi agar bisa mendapatkan rekomendasi dari partai Golkar Kota Gorontalo,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Gorontalo Hais Nusi menyampaikan, FYK sangat konsisten sebagai calon walikota yang membawa partai Golkar Kota Gorontalo. Karena dia dukung oleh 36 pengurus kelurahan dan 6 pimpinan pengurus kecamatan, serta para kader Golkar yang ada di kota Gorontalo.

“Golkar Kota Gorontalo harus solid, dan itu ada sama pak Fedriyanto Koniyo. Karena selain Pilwako target kita selanjutnya adalah Pileg 2019. Untuk itu kita sangat optimis bahwa pak Fedriyanto akan menggunakan kenderaan Golkar dalam Pilwako dan kita wajib untuk memenangkannya,” pungkasnya.(wan/hg)


Komentar