Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gadis Desa Digerayangi Petani

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 11 November 2016 | 14:20 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Kasus kekerasan dan asulila terhadap anak di bawah umur kian merajalela.

Tidak saja di kota, di wilayah pedesaan, kasus pencabulan juga marak terjadi. Rabu, (9/11), terungkap aksi pencabulan yang dilakukan oleh seorang petani insial HS (28) warga Desa Tamaila, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. HS diduga mencabuli bunga desa berusia 16 tahun sebut saja Mawar.

BACA  Terduga Pelaku Pencuri Sepeda Motor di Isimu Berhasil Dibekuk

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 wita. Berawal ketika Mawar berkenalan dengan HS di rumah Mawar. Malam itu HS dan Mawar janjian ketemuan.

Setelah berbincang panjang, Mawar pun meminta HS untuk segera pulang, karena ia akan segera tidur. Namun ternyata 30 menit kemudian HS menyusup masuk ke kamar depan Mawar. Pada waktu itu rumah Mawar belum dalam kondisi terkunci.

BACA  Terduga Bandar Judi Togel di Tolangohula Diringkus Polisi

Setelah berhasil masuk menyusup ke kamar Mawar, pelaku pun langsung memeluk Mawar dan menggerayangi tubuh Mawar yang baru saja tetidur.

Sontak saja, Mawar pun langsung kaget dan berteriak. Teriakan itu lantas membuat kaget orang tua Mawar. Karena khawatir akan tertangkap oleh keluarga Mawar. HS pun cepat-cepat mengambil langkah seribu. Kasus ini kemudian dilaporkan keluarga Mawar ke Polres Gorontalo.

BACA  Aksi Tolak Omnibus Law di Gorontalo Kembali Berakhir Ricuh

Ketika dikonfirmasi Kapolres Gorontalo AKBP Purwanto,SIK mengatakan, saat ini korban masih mengalami trauma. Terlapor sendiri masih akan dilakukan pemanggilan.

“Kasusnya masih kita selidiki. Kami akan segera memanggil terlapor untuk dimintai keterangan,” jelasnya. (tr-53/hargo)


Komentar