Sabtu, 30 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gagal Turun di Kwandang, 81 Orang Penumpang KM Sabuk Nusantara Kembali ke Buol

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Gorontalo Headline Kab. Gorontalo Utara , pada Sabtu, 4 April 2020 | 06:05 WITA Tag: ,
  Kapal penjemput para penumpang KM Sabuk Nusantara yang dijemput langsung oleh Forkopimda Gorut, hendak merapat ke dermaga.


Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 81 penumpang KM Sabuk Nusantara gagal turun di Pelabuhan Kwandang. Mereka lantas kembali ke Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng). Sementara 22 orang diperbolehkan turun di Kwandang yang dijemput oleh Forkopimda setempat.

Informasi yang berhasil dihimpun, kapal tersebut memuat penumpang sebanyak 103 orang. Mereka terdiri dari 22 turun di Kwandang dan 81 harusnya turun di Pelabuhan Buol. Namun karena Pelabuhan Buol telah ditutup, mereka memilih untuk turun di Pelabuhan Kwandang, pada Jumat (03/04/2020) pukul 16.03 Wita.

Rencananya, mereka akan melanjutkan perjalanan melalui darat dari Kwandang menuju Buol, Sulteng. Sebenarnya, 22 orang penumpang yang turun di Kwandang sebenarnya hanya 18 orang Gorontalo. Empat orang sisanya adalah penumpang yang hendak ke Sulawesi Utara.

BACA  Dinyatakan Sembuh, Pasien 09 Ditemui Bupati Gorontalo
Salah satu penumpang mengikuti protokol kesehatan dengan mencuci tangan. (Foto Istimewa)
Salah satu penumpang mengikuti protokol kesehatan dengan mencuci tangan. (Foto Istimewa)

Sebelum 81 orang penumpang kembali ke Buol, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gorontalo Utara (Gorut) dengan Forkopimda Buol melakukan negosiasi agar KM Sabuk Nusantara dapat diterima di Pelabuhan Buol.

Wakil Bupati (Wabup) Gorut, Thariq Modanggu yang turun langsung bersama dengan Kapolres Gorut, AKBP Dicky Irawan Kesuma dan Dandim 1314 Gorut, Letkol F. Andrean Gitrias dan jajaran terkait lainnya mengatakan bahwa sikap yang diambil oleh pemerintah Gorut tersebut tidak lain karena sikap kemanusiaan.

“Kondisi ini kemudian dibicarakan dengan pemerintah Buol dan Ketua DPRD Buol untuk mencari solusi terhadap 81 penumpang. Alhamdulillah, mendapatkan solusi mereka akan diterima di Buol, sehingga 81 penumpang tersebut tidak perlu turun di Kwandang dan langsung balik menggunakan kapal yang sama,” jelasnya.

BACA  Update Covid-19 Gorontalo : Lima Pasien Baru, Seorang Sembuh

Sebelum bertolak ke Buol, pemerintah Gorut memberikan makanan dan air minum untuk para penumpang tersebut sebagai bekal dalam perjalanan di kapal dan memastikan bahwa Pemda Buol akan menerima kedatangan mereka.

Barang para penumpang disemprot disinfektan oleh para petugas. (Foto Istimewa)
Barang para penumpang disemprot disinfektan oleh para petugas. (Foto Istimewa)

Sementara penumpang yang akan turun ke Kwandang telah mendapat persetujuan dari bupati dan gubernur.

“Maka para penumpang tersebut diizinkan untuk turun, namun melalui protokol kesehatan yang ketat,” kata Thariq Modanggu.

Sementara itu, Kapolres Gorut, AKBP Dicky Irawan Kesuma menegaskan bahwa para penumpang kapal tersebut merupakan warga negara Indonesia juga, sehingga mereka perlu untuk diperhatikan, hanya saja Kapolres Gorut tersebut berpesan kepada setiap penumpang kapal untuk dapat melakukan isolasi mandiri di rumah ketika tiba di tujuan selama 14 hari.

BACA  Turki Juga Kena COVID-19, Asal Penularannya Justru dari AS

“Hal ini sebagai protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah , agar pihak keluarga dan yang lain tidak beresiko tertular,” tegasnya.

Dandim 1314 Gorut, Letkol F. Andrean Gitrias juga menegaskan bahwa ini merupakan bentuk keseriusan dari panggilan tugas sebagai gugus tugas nasional yang harus dilaksanakan oleh pihaknya.

“Kejadian ini merupakan bentuk kebijakan daerah yang tidak dikoordinasikan dengan pemerintah pusat dan juga dengan pemerintah daerah lainnya, sehingga imbasnya seperti ini dan ini juga akan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” kata Dandim 1314 Gorut. (abk/hg)

Loading spinner

Komentar