Kamis, 21 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gairahkan Kembali Pariwisata, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Kabar Nusantara , pada Selasa, 24 November 2020 | 21:30 WITA Tag: , ,
  Kemenparekraf dorong mobilitas wisatawan melalui Big Promo. (Foto: Istimewa/ ANTARA/HO-Kemenparekraf)


Hargo.co.id, JAKARTA  – Pariwisata adalah sektor yang paling terdampak dari pandemi Covid-19. Sebab, jumlah wisatawan menurun drastis. Bukan hanya wisatawan mancanegara, tapi juga wisatawan dalam negeri. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya mendorong mobilitas wisatawan melalui program Big Promo sebagai upaya pemulihan sektor pariwisata Indonesia

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional 1 Kemenparekraf Vinsensius Jemadu di Jakarta, Selasa, mengatakan, Kemenparekraf telah melakukan banyak hal untuk memulihkan sektor pariwisata yang terdampak Covid-19.

“Pariwisata adalah sektor yang paling terdampak dari pandemi Covid-19. Jumlah wisatawan menurun drastis. Bukan hanya wisatawan mancanegara, tetapi juga wisatawan dalam negeri,” katanya.

BACA  Hajatan Libatkan Orang Banyak, Harus Seizin Bupati/Walikota

Untuk itu sejumlah strategi dijalankan untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif salah satunya melalui Big Promo yang mengusung tagar #DiIndonesiaAja.

Salah satu program yang diluncurkan adalah Big Promo dan dukungan pameran, Familirazation Trip dengan media, tour travel, selain itu juga kerja sama dengan maskapai, kerja sama dengan travel online seperti Traveloka, Blibli, dan Mister Aladdin.

“Salah satunya juga adalah Big Promo. Program ini dijalankan oleh Kemenparekraf yang bertujuan membantu bergeraknya perekonomian melalui sektor pariwisata dengan memberikan insentif melalui paket-paket wisata yang ditawarkan oleh industri travel agent/tour operator (TATO), restoran, atraksi (spa dan golf), serta sektor UMKM berupa industri kreatif lokal,” katanya.

BACA  Tiba di Gorontalo, Vaksin Covid-19 Dikawal Ketat

Namun, ia menjelaskan program ini bersifat sangat direktorat, dan bukan masif secara nasional. Lingkupnya pun masih di 12 destinasi yang ada di Indonesia.

Vinsensius Jemadu menambahkan, di samping upaya-upaya yang sudah berjalan tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memiliki strategi lain, yaitu menggiatkan kembali wisatawan dalam negeri.

“Caranya dengan memberikan stimulus kepada pelaku usaha pariwisata. Hal yang perlu dilakukan demi mengantisipasi liburan akhir tahun namun dengan anggaran yang sangat terbatas, adalah fokus menggerakkan perjalanan wisnus di musim liburan Desember,” katanya.

BACA  Tim Khusus Segera Monitoring Dokter yang Terinfeksi Covid-19

Koordinator Pemasaran Regional 1 Area 1 Kemenparekraf, Taufik Nurhidayat, menjelaskan, program yang digagas Kemenparekraf ini memberikan keuntungan langsung bagi pelaku industri pariwisata Indonesia maupun wisatawan dalam negeri itu.

“Keuntungan tersebut berupa potongan harga yang besar dan menarik. Sehingga wisatawan bergairah untuk membeli produk-produk yang jauh lebih murah dari harga normal yang kemudian mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha dari banyaknya transaksi,” katanya. (dkk/jpnn)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar