Selasa, 17 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gajebo Mulai Menjamur

Oleh Berita Hargo , dalam Features Metropolis , pada Rabu, 31 Mei 2017 | 15:12 Tag: ,
  

LIMBOTO, Hargo.co.id – Memasuki bulan Ramadan, mulai banyak ditemui gajebo yang didirikan baik itu di perdesaan maupun wilayah perkotaan. Keberadaan gajebo tersebut rupanya mulai diresahkan warga karena kebanyakan malah dianggap aktivitas para remaja di tempat tersebut kerap mengganggu pelaksanaan ibadah.

Pantauan Gorontalo Post, nampak di beberapa tempat khususnya di Kabupaten Gorontalo, banyak ditemui gajebo yang mulai menjamur. Gajebo tersebut terlihat ramai ditongkrongi para remaja saat menjelang buka puasa atau ngabuburit.

Rois (24), salah satu warga di Kecamatan Limboto mengatakan, panggung tersebut digunakan untuk lebih memeriahkan suasana Ramadan serta mempererat tali silaturahmi antar pemuda sekampung. Selain itu, digunakan untuk sarana menunggu santap sahur. Namun, kegiatan yang berlebihan di gajebo-gajebo ini kerap meresahkan warga sekitar. Pasalnya, kebanyakan gajebo ini terdapat alat-alat musik yang sering digunakan oleh anak muda sebagai hiburan.

“Kadang dorang ba putar musik so tida tau-tau waktu. Bahkan saat waktu sholat pun sering mereka putar-putar musik dengan kencang,” keluh Risna (46) salah satu warga lainnya.

Terpisah, Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP), Husain Ui, saat dikonfirmasi Gorontalo Post mengatakan, pihaknya telah menerima laporan warga terkait dengan adanya panggung-panggung tongkrongan yang dilengkapi sound sistem, kerap mengganggu aktivitas ibadah.

“Kami akan menindakinya dan kami juga punya kewenangan untuk menyita alat musik yang ada di panggung itu, karena sesuai dengan edaran bupati nomor 172, itu melarang adanya pemutaran musik yang mengganggu aktivitas ibadah di bulan Ramadan ini,” tandasnya. (tr-55/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar