Jumat, 22 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Galakan Protokol Kesehatan, Gubernur Gorontalo lakukan Inspeksi di Pasar Moodu

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Senin, 2 Agustus 2021 | 12:05 PM Tag: , , , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) saat melakukan inspeksi di Pasar Moodu, Kota Gorontalo, Senin (02/08/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebagai upaya penegakkan protokol kesehatan dilingkungan pasar tradisional, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Wali Kota dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menggelar inspeksi di Pasar Moodu, Kota Gorontalo, Senin (02/08/2021).

Selain Gubernur Gorontalo, Kapolda Irjenpol Akhamd Wiyagus, Danrem 133 Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito serta Ketua Pengadilan Tinggi Nugroho Setiaji, Wali Kota Marten Taha, Wakil Wali Kota Ryan F Kono serta perangkat Camat dan Kelurahan juga turut hadir dalam inspeksi tersebut.

Gubernur Rusli sempat berbincang dengan sejumlah pedagang di pasar Moodu. Ia berpesan untuk tetap menggunakan masker. Petugas juga ikut membagikan masker bagi penjual dan pembeli yang tidak menggunakan masker.

“Hari ini kita turun ke pasar, kenapa pasar? Karena Pasar salah satu area yang tidak bisa ditutup harus terbuka untuk jual beli. Kita perketat prokesnya. Silahkan jualan dan beli tapi prokesnya harus jalan,” ucap Rusli.

Rusli berharap masyarakat memahami maksud dari perhatian dan ketegasan pemerintah memperketat protokol kesehatan. Menurutnya, ini semua bagian dari upaya melindungi warga terpapar covid-19.

Saat ini lanjut katanya, kondisi penyebaran covid-19 khususnya di Kota Gorontalo sudah mengkhawatirkan. Semua rumah sakit hampir penuh. Oleh karena itu butuh kesadaran dan kepedulian bersama.

“Komitmen kita kompak, forkopimda provinsi, kabupaten sampe kecamatan dan desa. Semua harus kerjasama dan kompak. Tujuannya satu bagaimana mencegah covid-19,” imbuhnya.

Gubernur Rusli berjanji akan memantau semua pasar mingguan di kabupaten/kota. Ia berharap pemerintah setempat sudah membetuk posko untuk sosialisasi, pemantauan termasuk melakukan Rapid Antigen dan vaksinasi di posko tersebut.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo
(Visited 31 times, 1 visits today)

Komentar