Kamis, 2 Februari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Galian Pipa di Jalan Tondano Dikeluhkan, Ini Jawaban Dirut PDAM

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Sabtu, 1 September 2018 | 14:42 Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Perbaikan fasilitas penunjang cukup diharapkan oleh masyarakat, seperti perbaikan jaringan listrik, jaringan air bersih dan lain sebagainya. Namun, kadang proses perbaikan justru menimbulkan protes mengingat tak kunjung selesai sehingga menghambat masyarakat beraktivitas.

Ini dapat dilihat pada perbaikan instalasi air bersih di Jalan Tondano oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Gorontalo. Sebenarnya, rusaknya instalasi sudah berlangsung beberapa bulan lalu. Namun, upaya perbaikan baru terlihat pada Kamis (30/08/2018) yang mana bagian yang mengeluarkan air ke jalan raya digali.

banner 728x485

“Dua hari lalu digali, dan sampai saat ini belum dikerjakan. Mudah-mudahan cepat dilakukan perbaikan karena saat ini jalan lagi padat-padatnya,” kata Ismail Paudi, salah seorang pengguna jalan yang kebetulan tinggal di Molosipat U, Sipatana.

Maklum, akses menuju tempat Ismail Paudi yang terdekat hanya lewat Jalan Tondano. Sementara lokasi tempat adanya galian pipa PDAM kini tengah padat karena tepat berada di pintu keluar Terminal Andalas. Pintu itu bahkan untuk sementara kini dijadikan pintu keluar masuk terminal. Pasalnya, untuk pintu keluar Terminal Andalas, telah dilakukan galian untuk drainase.

“Otomatis di pertigaan Jalan Tondano dan pintu keluar Terminal Andalas, badat kendaraan. Apalagi galian perbaikan instalasi air bersih tepat berada di pertigaan itu. Makanya, kami berharap segera diselesaikan. Karena sejak digali, hingga saat ini belum ada pekerjaan,” kunci Ismail Paudi. (Baca lebih lengkapnya di Gorontalo Post edisi Senin 3 September 2018)

Secara terpisah, Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Gorontalo, Isman Darise menjelaskan bahwa galian di Jalan Tondano terkait pekerjaan pipa dinas sambungan rumah yang sudah rusak/bocor. Dirinya mengakui jika saat ini benar pekerjaan terhenti karena belum ditemukan titik kebocoran dari jaringan pipa eksisting, yang mana sudah berada terletak di badan jalan.

“Untuk pekerjaan selanjutnya, Insya Allah akan dilakukan pada waktu  malam hari. Alasanya, saat malam hari, debit dan tekanan air cukup besar agar mudah menemukan titik kebocoran,” jelas Isman Darise seraya meminta kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk bersabar. (hg/jdm)  

(Visited 10 times, 1 visits today)

Komentar