Minggu, 27 November 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gandeng ASKI, Pemkab Gorontalo Dorong Dulamayo jadi Sentral Kopi

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Senin, 14 Juni 2021 | 03:05 Tag: , ,
  Nelson Pomalingo saat berkunjung di hamparan kebun kopi di desa Dulamayo Selatan, Minggu (13/06/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di wilayah Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga Biru menjadi salah satu aset Kabupaten Gorontalo yang sangat menjanjikan.

Selain Suguhan pemandangan dari wisata pinus dulamayo, Berbagai Tanaman Palawija seperti Cengkeh, Kemiri hingga tanaman Holtikultura juga dikembangkan di desa itu. Tak heran jika daerah tersebut dicanangkan menjadi daerah Agrowisata oleh pemerintah daerah setempat.

Kini daerah yang disebut sebut sebagai Bogornya Gorontalo tersebut tengah dilirik oleh Asosiasi kopi Indonesia (ASKI) DPD Gorontalo untuk dikembangkan dan dirancang menjadi daerah poros kopi sekaligus menjadi wisata Kopi di Gorontalo.

Keinginan asosiasi kopi Indonesia itu langsung memperoleh beroleh dukungan penuh dari Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang juga merupakan ketua Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Gorontalo.

“Hari ini, saya bersama asosiasi kopi Indonesia DPD Gorontalo ingin merancang central kopi di Dulamayo Selatan ini,” kata Nelson Pomalingo saat diwawancara usai berkunjung di hamparan kebun kopi di desa Dulamayo Selatan, Minggu ( 13/06/2021).

Secara historis, ungkap Nelson Pomalingo, Selain kayanakan rempah-rempah, Indonesia memang terkenal dengan kebun kopi yang tersebar diberbagai daerah, salah satunya kebun kopi yang ada di Dulamayo Selatan tersebut.

“Kopi Dulamayo sudah terkenal sejak dulu dan itulah yang mendorong pemerintah Kabupaten Gorontalo dan HKTI untuk menjadikan daerah Dulamayo Selatan yang dominannya di Dulamayo barat menjadi sentralnya kopi,” pungkas Nelson Pomalingo.

Apalagi lanjut Nelson Pomalingo, jalan dari lokasi Pentadio resort ke Desa Dulamayo Selatan hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit, sehingga masyarakat yang berkunjung bisa menikmati Kopi dulamayo.

“Mudah – mudahan tahun ini akan jalan sehingga Dulamayo Selatan ini menjadi destinasi agro wisata di provinsi provinsi Gorontalo. Kita akan dorong ini dengan bekerjasama dengan asosiasi kopi sehingga rumah belajar kopi segera ada. Minum kopi Dulamayo,” tandas Nelson Pomalingo.(hiu/adv/hargo)

(Visited 6 times, 1 visits today)

Komentar