Minggu, 25 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ganggu Pemandangan Stadion 23 Januari,Pasar Buah Telaga Akan Direlokasi

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 15 April 2017 | 11:24 WITA Tag: , , , ,
  


TELAGA – Hargo.co.id Keberadaan para pedagang buah dan kuliner di depan Stadion 23 Januari, Telaga, Kabupaten Gorontalo, dinilai cukup mengganggu pemandangan salah satu stadion kebanggaan Gorontalo itu.

Untuk itu, pemerintah Kabupaten Gorontalo telah merencanakan pemmbangunan pasar buah yang baru di sekitaran taman Telaga.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, lokasi pasar buah yang sempat terbakar pada penghujung tahun 2016 itu rupanya dinilai kurang strategis karena cukup jauh dari keramaian jalan Trans Sulawesi.

BACA  Kunker di Tiga Kecamatan, Ini yang Disampaikan Pjs. Bupati Kabgor

“Kemarin juga kami pernah jualan di sekitaran jembatan Telaga. Tapi dia (pemda,red) kase pindah disini, tidak tau sekarang dia mo kase pindah ulang lagi kesana. Kalo dari saya sih ikut-ikut saja dengan pemerintah, yang penting masih bisa jualan terus tidak jauh dari keramaian,” ujar Nur (38) seorang pedagang buah.

Pedagang lainnya, Alan (37) mengatakan, pasar buah ini memang sudah harus dibuatkan tempat khusus agar bisa menjadi destinasi bagi pembeli buah.

BACA  Pilkada Kabgor Dominasi Temuan Laporan Pelanggaran di Bawaslu

“Lebih bagus seperti yang di tempat lalu pas di Jalan Trans jadi pembeli bisa langsung singgah, apalagi ini juga kan stadion sepak bola jadi tidak bagus mo lihat banyak dengan lapak-lapak di depannya,” ujar Alan.

Terpisah, Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Gorontalo, Romi Syahrain, saat dikonfirmasi Gorontalo Post mengatakan, pihaknya telah merencanakan pembangunan pasar buah Telaga yang baru.

Tempat tersebut nantinya akan dibangun di kompleks taman Telaga tepatnya di Pasar Ikan lama yang kini sudah kosong.

BACA  Tak Terima Hasil Pleno, Pendukung Nelson-Hendra Kepung Bawaslu

“Rencananya tahun ini pembangunannya bisa terealisasi dengan anggaran Rp 750 Juta, sehingga pada awal tahun 2018 mereka para pedagang bisa segera menempatinya,” kata Romi Syahrain.

Dengan adanya relokasi ini, Romi berharap bisa meningkatkan pendapatan para pedagang karena lokasi yang direncakan tersebut cukup lebih ramai karena berada di sekitar pusat keramaian Kecamatan Telaga.(tr-55/hg)


Komentar