Jumat, 16 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gara-gara Foto Tatonya Viral, Bos Yakuza Terciduk

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Kabar Dunia , pada Jumat, 12 Januari 2018 | 09:51 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Seorang mantan bos Yakuza akhirnya ditangkap di Thailand setelah lebih dari 14 tahun melarikan diri. Penangkapan tersebut berawal dari foto tato bos Yakuza dan jari kelingkingnya yang hilang menjadi viral di sosial media.

Shigeharu Shirai, 72 tahun, ditangkap oleh sebuah tim SWAT pada hari Rabu, (10/1) di tengah kota di Lopburi, Thailand. Ia ditangkap saat dia sedang berbelanja.

Bos Yakuza Shigeharu Shirai

Bos Yakuza Shigeharu Shirai (AFP)

Seorang warga Thailand memajang beberapa fotonya sedang berada di pinggir jalan dengan tato khas Yakuza dan jari kelingkingnya yang hilang. Seorang Yakuza akan memotong ujung jari untuk menebus sebuah pelanggaran.

Foto-foto itu dibagikan lebih dari 10.000 kali secara online dan menarik perhatian polisi Jepang. Kemudian polisi Jepang meminta pihak berwenang Thailand untuk bergerak.

“Tersangka mengakui bahwa dia adalah pemimpin kelompok Yakuza Kodokai,” ujar Juru Bicara Polisi Thailand, Jenderal Wirachai Songmetta seperti dilansir AFP, Kamis, (11/1).

BACA  Waspada Pohon Tumbang Dimusim Hujan

Yakuza Kodokai berafiliasi dengan kelompok yakuza terbesar Jepang, Yamaguchi Gumi.

Shigeharu Shirai dituduh menembak mati bos Yakuza yang juga musuhnya. Tujuh anggota gengnya sudah ditangkap dan dipenjara selama 12 sampai 17 tahun.

“Tersangka belum mengaku melakukan pembunuhan namun telah mengakui bahwa korbannya dulu menggertak dia,” ujar Wirachai.

Bos mafia itu menyamar sebagai rakyat biasa selama berada di Thailand. Polisi juga engungkapkan, ia menerima uang dua atau tiga kali setiap tahun dari seorang pria Jepang yang berkunjung.

BACA  Terusan Suez Lumpuh, Harga Minyak Langsung Melonjak

Tanpa paspor atau visa, dia secara resmi ditangkap karena memasuki Thailand secara ilegal dan akan diekstradisi untuk menghadapi tuntutan di Jepang.

Yakuza muncul sejak pascaperang Jepang, menjadi organisasi kriminal multi miliar dolar yang terlibat dalam segala hal mulai dari perjudian, narkoba dan pelacuran. Mereka telah lama ditolerir sebagai kejahatan yang diperlukan untuk menjaga ketertiban di jalanan dan dianggap bisa menyelesaikan sesuatu dengan cepat.

(iml/JPC)


Komentar