Kamis, 21 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gara-gara Rapat Di Teras, Trump…

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Kamis, 16 Februari 2017 | 14:48 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Pekan ini Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menemui tamu negara yang ketiga Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau. Tetapi, masih ada kisah yang tersisa dari pertemuan sebelumnya. Yakni, saat dia bertemu dengan PM Jepang Shinzo Abe. Tepatnya dalam perjamuan di Mar-a-Lago, resor pribadi Trump.
Sabtu malam itu (12/2) berita tentang peluncuran rudal balistik jarak menengah alias intermediate-range ballistic missile (IRBM) Korea Utara (Korut) mengacaukan perjamuan makan malam kenegaraan. Kehangatan yang tercipta di teras resor cantik Kota Palm Beach, Palm Beach County, Negara Bagian Florida, itu pun langsung lenyap. Ketegangan seketika muncul di wajah Trump dan Abe yang sedang beramah tamah.
Sesaat kemudian para ajudan Trump dan petugas keamanan wira-wiri di hadapan tamu-tamu yang melanjutkan santap malam dengan kepala penuh tanda tanya. Beberapa orang menyalakan laptop dan sibuk mengetik. Trump langsung mengontak Washington dari telepon genggamnya. Abe dan delegasinya juga lantas terlihat kasak-kusuk dengan wajah serius.
Yang menarik, salah seorang petugas keamanan menyalakan fitur senter pada telepon genggamnya dan mengarahkan kepada Abe yang sedang mencermati sesuatu. Pemandangan langka yang tersaji begitu saja di hadapan para tamu itu diabadikan Richard DeAgazio, salah seorang anggota kelab eksklusif Mar-a-Lago. Dia lantas mengunggah foto-foto itu ke Facebook.
’’Astaganaga!!! Menarik sekali menyaksikan makan malam yang mendadak berubah menjadi aktivitas serius setelah Korea Utara meluncurkan rudal yang diarahkan ke Jepang,’’ tulis DeAgazio sebagaimana dilansir New York Times pada Senin waktu setempat (13/2). Di laman Facebook-nya itu, dia menyatakan bahwa setelah kesibukan di bawah sorot layar telepon genggam tersebut, dua pemimpin berpindah ke ruangan yang lain.
Di ruangan itu Trump dan Abe menggelar jumpa pers. Dalam jumpa pers dadakan tersebut, Abe lebih banyak berbicara ketimbang Trump. Meski ajudan-ajudannya sudah mempersiapkan draf yang berisi poin-poin penting terkait dengan peluncuran IRBM Korut, pengganti Barack Obama itu tidak membacanya. Dia hanya mengucapkan satu kalimat panjang yang menyatakan dukungan penuh AS terhadap Jepang.
Belakangan, saat dimintai konfirmasi oleh media, Gedung Putih mengatakan bahwa Trump tidak perlu mengulang lagi poin-poin yang sudah disampaikan oleh Abe. Karena Abe lebih dulu menyatakan sikap Jepang atas peluncuran IRBM itu, Trump tidak memaparkan sikap AS.
Keputusan itu jelas memantik kritik dari politisi Partai Demokrat. Bukan hanya itu, rapat darurat di hadapan tamu-tamu jamuan makan malam Mar-a-Lago juga membuat Demokrat berang. ’’Tidak ada alasan apa pun yang bisa membenarkan publik melihat cara pemerintah menangani krisis internasional. Itu bukan atraksi makan malam,’’ tegas Nancy Pelosi, ketua kubu Demokrat di House of Representatives.
Kecaman yang sama dipaparkan Senator Sheldon Whitehouse dari Rhode Island dan Senator Tom Udall dari New Mexico. ’’Ini kebijakan luar negeri AS, bukan episode mingguan Saturday Night Live,’’ terang dua senator itu dalam pernyataan gabungan. Demokrat langsung memerintah Mar-a-Lago melaporkan nama anggota kelab yang mengikuti jamuan makam malam istimewa tersebut.
Setelah jumpa pers yang tidak dilengkapi dengan sesi tanya jawab itu, Trump dan Abe berlalu meninggalkan ruangan. Tetapi, bukan Trump jika tidak memantik sensasi. Dalam perjalanan menuju Grand Ballroom, mereka melewati sebuah ruangan yang sedang digunakan untuk menghelat resepsi pernikahan. Sebagai pemilik kelab, suami Melania Knauss itu tidak bisa menahan diri untuk tidak mampir.
Dia lantas masuk ruangan, menyelamati dua mempelai dan berfoto bersama. Setelah itu, Trump mengambil mikrofon dan berpidato. ’’Saya melihat mereka (mempelai) di halaman tadi. Saya lalu berkata kepada PM Jepang, ’Ayo Shinzo, kita masuk dan menyapa mereka’,’’ papar pebisnis Manhattan tersebut dalam resepsi. Trump menambahkan bahwa pasangan mempelai itu sudah lama menjadi anggota kelab. (CNN/washingtonpost/newyorktimes/hep/c4/any/tia)

BACA  Ogah Lengser, Trump Ngotot Tekan Pejabat Georgia Batalkan Hasil Pemilu

Komentar